Hari Jadi HSU ke-74 Jadi Ajang Konsolidasi Daerah, Kotabaru Tekankan Sinergi Antarwilayah

Diposting pada

AMUNTAI – Peringatan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Hulu Sungai Utara tidak sekadar seremoni tahunan. Di Lapangan Pahlawan Amuntai, Sabtu (2/5/2026), momentum ini menjadi ruang konsolidasi antar kepala daerah di Kalimantan Selatan, termasuk kehadiran Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, hadir mewakili Bupati bersama jajaran SKPD. Kehadiran ini, menurutnya, bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi bagian dari upaya memperkuat komunikasi lintas daerah di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-74 HSU. Momentum ini penting untuk memperkuat kolaborasi antar daerah agar pembangunan bisa berjalan lebih sinergis,” ujarnya.

Bupati HSU, Sahrujani, dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan hari jadi harus menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyebut perayaan ini dirancang tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi juga menghadirkan nuansa kebersamaan melalui keterlibatan masyarakat secara langsung.

Di level provinsi, Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, mengingatkan bahwa usia 74 tahun bukan sekadar angka, melainkan refleksi perjalanan pembangunan yang harus terus diperbaiki.

“Tema ‘Bangkit Bersama Membangun Banua’ menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi, dan hasilnya harus dirasakan hingga ke desa,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada dampak nyata, bukan sekadar program administratif.

Kehadiran sejumlah kepala daerah dalam peringatan ini memperlihatkan satu hal: koordinasi lintas wilayah menjadi kebutuhan, bukan pilihan. Di tengah keterbatasan anggaran dan tantangan pembangunan yang saling terkait, sinergi antar daerah menjadi kunci untuk menghindari pembangunan yang berjalan sendiri-sendiri.

Peringatan Hari Jadi HSU ke-74 pun bergerak dari sekadar panggung perayaan menjadi forum informal konsolidasi—di mana ucapan selamat bertemu dengan kepentingan yang lebih besar: bagaimana daerah-daerah di Kalimantan Selatan bisa bergerak dalam satu arah pembangunan yang lebih terhubung.