Balangan – Lapangan menjadi ruang pembuktian bagi puluhan siswa sekolah dasar di Kecamatan Awayan, Rabu (6/5/2026). Kemampuan fisik dan mental mereka diuji dalam seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang atletik.
Sebanyak 29 peserta dari 16 sekolah dasar ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka hadir sebagai perwakilan terbaik dari sekolah masing-masing, membawa harapan untuk melangkah lebih jauh di ajang olahraga pelajar.
Seleksi ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi pintu awal untuk menemukan bibit atlet sejak usia dini. Para peserta yang menunjukkan potensi akan dibina dan dikembangkan ke jenjang lebih tinggi.
Ketua KKG PJOK Kecamatan Awayan, Ruzani Zaidar, menyebut kegiatan ini sebagai agenda rutin yang memiliki peran penting dalam pembinaan olahraga pelajar. “Melalui seleksi ini, kemampuan siswa dapat terukur secara langsung sekaligus menumbuhkan minat dan semangat berolahraga,” ujarnya.
Beragam tantangan disiapkan panitia, mulai dari lari zigzag yang menguji kelincahan, guling depan yang membutuhkan koordinasi tubuh, hingga sprint dan loncat rintangan yang menuntut kecepatan serta kekuatan. Setiap gerakan dan detik menjadi penentu bagi para peserta.
Di balik kompetisi, terselip proses pembelajaran penting. Anak-anak dilatih disiplin, keberanian, dan sportivitas. Guru pendamping turut hadir memberikan dukungan agar siswa dapat tampil maksimal sekaligus menikmati proses.
Seleksi ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda yang siap bersaing di tingkat berikutnya, mulai dari kabupaten hingga nasional. Dari lapangan sederhana di Awayan, langkah awal menuju panggung lebih besar pun dimulai.
