Para Guru di Barito Timur Diimbau Memberikan Tugas ‘yang Ringan-Ringan’ untuk Siswa

Diposting pada

Tamiang Layang – Agar warga Barito Timur Kalimantan Tengah dapat dengan nyaman untuk tetap diam di rumah, ada surat edaran. Khususnya untuk mereka yang bergelut di dunia pendidikan.

Surat itu dikeluarkan Kantor Wilayah Kementrian Agama Kabupaten Barito Timur. Sifatnya menindaklanjuti edaran dari instansi di atasnya. Begini isi suratnya;

 

Berdasarkan surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah (13/4/2020), dengan mempertimbangkan prioritas keselamatan dan kesehatan bagi warga RA dan Madrasah dengan hal itu disampaikan hal-hal sebagai berikut:

 

Pertama, aktifitas pembelajaran dari rumah atau pengalihan proses belajar dan mengajar di rumah mulai dari jenjang pendidikan madrasah RA, MI, MTs, dan MA, yang semula berakhir pada 14 April 2020 diperpanjang sampai 28 April 2020.

 

Kedua, proses belajar dari rumah dilaksanakan dengan berpedoman pada surat edaran direktorat jenderal pendidikan Islam, Kementrian Agama RI. Surat kepala kantor Wilayah Kementrian agama Prov Kalimantan Tengah tentang mekanisme pembelajaran dan penilaian madrasah dalam masa darurat pencegahan penyeberan Covid-19.

 

Ketiga, Kepala madrasah, wakil kepala madrasah , kepala urusan tata usaha, pelaksana tata usaha, pendidikan dan tenaga kependidikan pada semua jenjang pendidikan madrasah melaksanakan tugasnya di rumah dan tetap berada di wilayah kerjanya masing-masing.

 

Keempat, apabila di kemudian hari terdapat perubahan penetapan pola belajar tersebut, yang juga ditetapkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Barito Timur, maka akan kita sesuaikan dengan ketetapan untuk semua jenjang pendidikan madrasah yang ada di lingkungan kementrian agama kabupaten Bartim.

 

Itulah surat yang ditindaklanjuti kantor kementerian agama kabupaten Baroto Timur yang disampaikan oleh Kepala Kemenag Barito Timur H Hairul Anwar kepada semua instansi pendidikan.

 

Melalui Whatsapp H Hairul menyampaikan agar setiap komponen madrasah seperti guru, dan tenaga kependidikan, serta siswa untuk tetap di rumah.

 

Dia juga mengingatkan kita agar bersama melawan Covid-19 dengan memutus rantai penyebarannya.

 

H Hairul Anwar pada kesempatan yang sama tidak lupa mengingatkan agar guru memberikan tugas yang ringan kepada siswa.

“Sehingga diharapkan siswa kita tidak keluyuran di luar rumah. Selain itu peran orang tua siswa juga penting dalam memperhatikan anak-anaknya selama belajar di rumah,” katanya saat memberi keterangan.

 

Menurut H Hairil Anwar, pemberian tugas yang ringan ini dimaksudkan agar para siswa tidak sampai keluar rumah untuk mengerjakan tugas tersebut. Tujuannya agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah.

 

 

G Rahman

Nun

Man N