Banjarmasin – APD atau alat perlindungan diri merupakan kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja bergantung pada bahaya dan risiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri dan orang di sekelilingnya.
Dewasa ini penanganan terhadap pandemi mengharuskan tenaga medis untuk mengenakan APD sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan. Namun, seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19, APD semakin banyak diperlukan.
Oleh karena itu, Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kalsel menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel, Selasa (28/4/2020).
Bantuan APD ini diserahkan Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPwBI Kalsel, Rahmat Dwisaputra kepada Ketua IDI Wilayah Kalsel, dr. Rudiansyah.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Amanlison Sembiring melalui press rilis menyampaikan, bantuan yang diberikan kepada IDI Kalsel ini sebagai upaya membatu pemerintah dalam mengatasi penanganan pandemi Corona Virus Disease (COVID-19).
“Ini merupakan bagian dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) untuk mendorong kepedulian sosial sekaligus sebagai wujud nyata dedikasi Bank Indonesia kepada Indonesia,” ujar Amanlison Sembiring.
Berdasarkan keterangan beliau, total APD yang diberikan kepada IDI sebanyak 215 set (satu set terdiri dari hazmat suit tenaga medis, masker bedah dan sarung tangan karet medis).
Selanjutnya, IDI Wilayah Kalsel akan mendistribusikan bantuan tersebut ke seluruh unit tenaga kesehatan di Kalsel yang membutuhkan.
“Melalui bantuan tersebut, diharapkan dapat membantu petugas medis sebagai garda terdepan dalam menghadapi pandemi COVID-19,” ungkapnya.
Nun Al-Muharir
