Pandemi Covid-19 masih menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian tinggi. Selama pandemi, bukan hanya kesehatan masyarakat yang terdampak tetapi juga kondisi ekonomi.
Namun, kondisi tersebut rupanya memberi kesempatan bagi para penderma untuk memberi bantuan sebagai wujud humanisme masyarakat.
Salah satunya ialah PT PLN (Persero) Unit Induk Kalimantan Selatan & Kalimantan Selatan (PLN UIW Kalselteng) melalui Yayasan Baitul Mal (YBM) membagikan bantuan 100 Paket Sembako di Pasar Bauntung Batuah Martapura Senin (27/4).Bantuan diserahkan langsung oleh General Manager PLN UIW Kalselteng, Sudirman kepada penarik gerobak, penyiang ikan & penarik becak.
Sudirman menjelaskan pemberian bantuan sembako merupakan salah satu rangkaian program kepedulian dari Yayasan Baitul Mal (YBM). Adapun sumber dana yang dikumpulkan berasal dari zakat pegawai PLN yang dipotong dari gaji setiap bulanya. “YBM PLN hari ini kembali turun ke jalan memberikan bantuan kepada masyarakat yang berhak. Karena kegiatan yang dilakukan ini sumber dananya berasal dari zakat pegawai yang dipotong setiap bulanya”, jelas Sudirman.
Salah seorang Penarik Becak Motor di Pasar Bauntung Batuah Martapura, Sarkani, penerima bantuan paket sembako dari YBM PLN menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan, ia mengatakan bantun tersebut sangat bermanfaat karena penghasilannya sangat tidak pasti selama pandemik Covid-19. “Saya luar biasa senangnya Pak, seharinya itu kita kadang-kadang dapat kadang-kadang kurang, alhamdulillah saya mengucapkan terimakasih banyak yang sebanyak-banyaknya”, ujar Sarkani.
Selain itu, Sudirman menjelaskan bantuan ini ditujukan ke masyarakat di lingkungan pasar karena melihat dari dampak ekonomi yang begitu terasa yang dialami oleh petugas-petugas pasar di tengah Pandemi Covid-19. “Dampak ekonominya sangat terasa oleh saudara-saudara kita terutama petugas-petugas di pasar ini, kami melihat itu dan kami berniat memberikan bantuan sebanyak 100 paket dan mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang terdampak” tutup Sudirman.
StefanusYonathan
Nun
