BANJARBARU – Setelah menjalani masa perawatan (karantina) di BPSDM Banjarbaru, dan menunjukkan hasil swab negatif Covid-19, sebanyak 83 pasien khusus akhirnya dinyatakan sembuh dan dipulangkan, Selasa (7/7).
Dalam prosesi pelepasan di halaman Gedung BPSDM tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, Abdul Haris Makkie, dalam sambutannya mewakili Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, mengingatkan semua pasien atau tamu karantina yang dinyatakan sembuh itu agar sesampaikan di rumah atau di lingkungan tempat tinggal terus menerapkan protokol kesehatan.
“Juga jangan lupa mengingatkan keluarga masing-masing agar selalu berolahraga, menggunakan masker saat beraktivitas, cuci tangan, jaga jarak, dan makan makanan bergizi,” katanya.
Haris menuturkan, Tim Gugus TugasCovid-19 Kalsel telah bekerja secara maksimal, sehingga dari hari ke hari semakin banyak kasus Covid-19 yang sembuh di Kalsel. “Pemerintah sangat memperhatikan rakyatnya. Selamat berkumpul kembali dengan keluarga di rumah masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Karantina Khusus Gugas Tugas Kalsel, Sukamto, mengatakan, tamu atau pasien karantina yang dipulangkan kali ini adalah yang terbesar. Yakni sebanyak 83 orang yang berasal dari Banjarmasin, Batola, Banjar, Banjarbaru, HSU, dan Tapin.
“Rinciannya, dari Banjarmasin 16 orang, Batola 37 orang, Banjar 17 orang, Banjarbaru 9 orang, HSU 3 orang, Tapin 1 orang, dan 1 orang warga asal Jakarta,” katanya.
Sebelum pulang, seluruh pasien karantina yang dilepas itu diberikan surat sehat bebas Covid-19 dan paket sembako.[]
Editor: Almin Hatta
