BANJARBARU – Menjelang Hari Raya Idul Adha yang juga disebut Hari Raya Qurban sekarang ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel, melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kalsel lakukan pemeriksaan kondisi hewan qurban, untuk memastikan kondisinya.
Kepala Disbunak Kalsel, Suparmi, mengatakan, tim dokter hewan dari dinas serta Tim dari Himpunan Dokter Hewan Indonesia (HDHI) Kalsel, akan melakukan pemeriksaan fisik luar hewan sebelum dipotong. Juga melakukan pengawasan saat pemotongan hewan qurban, dan pemeriksaan setelah pemotongan.
“Semua kita turunkan, dan itu sudah merupakan kegiatan rutin untuk membantu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar, dalam membantu cek kesehatan hewan qurban,” katanya.
Suparmi menuturkan, pada saat penyembelihan hewan qurban, pelaksanaan penyembelihan di bawah pengawasan tim pengawasan kesehatan hewan yang ada di masing-masing wilayah.
“Jadi, semua penyembelihan diawasi. Maka dari itu, kita minta data aktivitas masyarakat yang melakukan pemotongan hewan qurban. Ini dimaksudkan untuk didata menjadi laporan Tahun 2020,” ucapnya.
Untuk sementara ini, Suparmi menyatakan pihaknya akan pastikan hewan qurban dalam kondisi sehat dan aman, setelah pemeriksaan dari dokter hewan. Disebutkan, stok hewan qurban yang tersedia di Kalsel saat ini berjumlah 10.600 ekor, dan telah dilakukan pemeriksaan kesehatan.
“Jadi, menjelang lebaran Idul Adha ini, diharapkan bisa terpenuhi dan tidak terjadi kekurangan,” pungkasnya.[]
Editor: Almin Hatta
