Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Setelah masa pendaftaran berakhir 7 September lalu, hari ini (Kamis, 10/9/20) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel menggelar deklarasi dan pembacaan ikrar sekaligus penandatangan fakta integritas. Yakni ikrar tetap melaksanakan protokol kesehatan di tengah pelaksanaan pesta demokrasi Pilkada Serentak 2020, khususnya dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalsel.
Dua pasangan calon Gubernur Kalsel 2020, turut diundang dalam acara pembacaan deklarasi ini. Yakni pasangan H Sahbirin Noor – H Muhidin dan pasangan Denny Indrayana – Difriadi Drajat. Namun Denny Indrayana tak terlihat hadir dalam acara deklarasi tersebut.
Ketidakhadiran mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM ini lantaran yang bersangkutan sedang berkunjung ke Kotabaru. “Pak Denny memang tidak ada hari ini. Beliau sedang berada di Kotabaru, sekaligus menemui tokoh masyarakat di sana,” kata Difriadi, mengkonfirmasi ketidakhadiran pasangannya itu.
Sementara itu, Sahbirin Noor selaku petahana dalam Pilgub Kalsel 2020 ini menyatakan, Pilkada kali ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. “Pesta Demokrasi yang kita temui tahun ini merupakan babakan sejarah baru dalam pemilihan kepala daerah di seluruh Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan, yakni dalam suasana pandemi Covid-19,” katanya.
Meskipun sedang menggelar pesta demokrasi, papar Sahbirin, kita sebagai masyarakat maupun pemerintah tetap harus melawan Covid-19 ini. Yakni dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan di tengah pesta demokrasi itu sendiri.
Acara ini juga dihadiri Forkopimda Kalsel, antara lain Ketua DPRD Kalsel H Supian HK dan Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta.[]
