Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Kualitas penanganan pengaduan pengelolaan layanan publik Banjarmasin ternyata cukup baik, yakni masuk peringkat enam terbaik pada Kompetisi Pengaduan Pengelolaan Pelayanan Publik 2020, yang diselenggarakan Kemenpan RB.
Kasi Pengelolaan Opini Publik Diskominfotik Kota Banjarmasin, Novre Gitayanti, mengungkapkan bahwa Kota Banjarmasin masuk pada kategori outstanding achievement.
Sebelumnya, Kota Banjarmasin sudah pula masuk dalam top 10 instansi pemerintah kategori pengelola dengan aspek dampak terbaik.
“Jadi dari juara tahun lalu dimasukkan kembali dalam kompetisi, dan kita berhasil menduduki peringkat enam,” kata Novre, Jum’at (13/11/2020).
Novre menerangkan, persaingan dalam kompetisi tersebut tidak mudah. Yakni harus bersaing dengan kota lain yang juga memiliki pengelolaan pengaduan terbaik di Indonesia.
Karena itu, ia berharap pada 25 November 2020 mendatang, Kota Baiman ini bisa berada di peringkat dua dalam kompetisi yang juga diikuti 45 daerah di Indonesia tersebut. “Kita harus tetap optimis,” ujarnya.
Terlebih, lanjut Novre, pengelolaan pengaduan milik Pemkot Banjarmasin mampu menyelesaikan hampir 100 persen di setiap pengaduan masyarakat yang masuk dalam kanal e-Lapor setiap harinya.
“Dengan layanan publik yang dilakukan Pemkot Banjarmasin itu, maka saat ini masyarakat maupun Pemkot Banjarmasin bersinergi dengan baik, dimana keluhan masyarakat dapat diakses langsung dan ditangani,” tegas Novre Gitayanti.[]
