Editor: Almin Hatta
LOKSADO – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Selatan, melangsungkan kursus pelatihan juri dan wasit nasional olahraga arung jeram. Kegiatan ini berlangsung di kawasan ‘All Outbound Loksado’, Sungai Amandit, Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jum’at, (20/11/2020).
Kegiatan yang merupakan hasil kerjasama antara FAJI Kalsel dan Pengurus Besar (PB) FAJI Pusat ini, diikuti oleh berbagai organisasi yang juga berkecimpung di dunia olahraga arung jeram. Antara lain pengurus FAJI Kabupaten/Kota, Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA), dan juga Club arung jeram yang ada di Kalimantan Selatan. Dengan jumlah peserta pelatihan sebanyak 36 orang.
Kegiatan pelatihan juri dan wasit tersebut, juga dihadiri oleh beberapa perwakilan instansi dan juga organisasi terkait, seperti Ketua Umum PB FAJI Yuni Yunita, Wakil Ketua Umum FAJI Kalsel Bandi Chairulah, Binpres KONI Kalsel H Gusti Perdana Kusuma, dan dari Dispora & Pariwisata Hulu Sungai Selatan, M Zhakir Maulidi.
Ketua Umum PB FAJI Yuni Yunita dalam sambutannya menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pembinaan dan juga perkembangan atlet-atlet arung jeram se-Indonesia.
Menurut Yunita, kompetisi merupakan salah satu cara yang efektif untuk mencari dan mengembangkan bakat seorang atlet.
“Salah satu dukungan yang paling penting adalah jurinya. Karena itu kita ingin setiap provinsi memiliki sumber daya juri yang bagus dan juga berstandar nasional. Sehingga setiap daerah bisa melakukan kompetisi di daerahnya masing-masing,” katanya.
Di tempat yang sama, usai melakukan sambutan, dan juga secara simbolis resmi membuka kegiatan, perwakilan dari KONI Kalsel, yakni H Gusti Perdana Kusuma dalam wawancaranya mengatakan, pihaknya berharap dengan diselenggarakannya kursus pelatihan ini, nantinya FAJI Kalsel dapat menghasilkan juri-juri dan wasit yang berkualitas dan bersertifikasi Nasional.
“Kita support kegiatan kursus pelatihan juri dan wasit nasional ini. Harapan kami, agar FAJI Kalsel nantinya dapat menyelenggarakan event kejuaraan yang bersifat nasional,” ungkap Binpres KONI Kalsel tersebut.
Lebih lanjut, Riza Anshari, yang merupakan ketua pelaksana kegiatan tersebut, menambahkan, acara diagendakan berlangsung selama 3 hari. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa tujuan lain dari kegiatan ini adalah, merupakan salah satu proses persiapan jangka panjang FAJI Kalsel dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2022.
“Ini merupakan persiapan jangka panjang kami dalam menghadapi Porprov 2 tahun mendatang. Kita siapkan semuanya, demi kemajuan olahraga arung jeram di Kalsel,” tutupnya.[]
