Onthel Kalsel Tetap Eksis di Tengah Kemajuan ZamanOnthel Kalsel Tetap Eksis di Tengah Kemajuan Zaman

Onthel Kalsel Tetap Eksis di Tengah Kemajuan Zaman

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

BANJARMASIN – Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KSTI) Kalimantan Selatan (Kalsel) rupanya cukup berhasil dalam melestarikan sepeda tua yang biasa disebut onthel.

Hal ini dibuktikan dengan semakin kokohnya komunitas ini dalam menjalin silaturrahmi antar pecinta sepeda tua di Bumi Lambung Mangkurat.

Menurut Ketua KSTI Kalsel, Ari Ahyadi, sampai sejauh ini setidaknya anggota KSTI se-Kalsel sudah mencapai 300 orang lebih. Hal itu belum termasuk klub-klub di bawah binaan mereka, yang juga mencintai sepeda antik di banua ini.

“Anggota kita tersebar hampir di setiap kabupaten dan kota di Kalsel, dan jumlahnya cukup banyak, mencapai ratusan lebih,” ujarnya.

Dibentuk sejak 2009 lalu, dengan salah satu kegiatannya yakni Montel Juang. Hal tersebut dilakukan dalam upaya melestarikan budaya sepeda tua dan semangat silaturahmi.

Bukan hanya itu, kecintan terhadap sepeda antik ini juga dimaknai dengan cinta lingkungan, sekaligus sebagai cara untuk memperingati Hari Pahlawan. Komunutas ini juga sering mengikuti kegiatan sepeda nasional yang juga sering digelar.

“Untuk itu kita berterimakasih atas dukungan terhadap sepeda tua, yang bisa aksis hingga saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Pecinta Sepeda Antik Banjarmasin (Saban), Djumari, mengatakan bahwa untuk klub ini, di Banjarmasin sudah banyak yang menggemari.

“Dan kita setiap ada kegiatan, seperti Hari Pahlawan, selalu ikut serta. Dengan semangat juang bahwa pecinta sepeda onthel selalu nengajarkan bagaimana menghargai jasa-jasa para pahlawan,” katanya.[]