Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Banjarmasin, menggelar sosialisasi Desk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Banjarmasin di Aula Kecamatan Banjarmasin Utara, Jum’at (20/11/2020) lalu.
Sosialisasi tersebut dihadiri Plt Walikota Banjarmasin H Hermansyah, dan diikuti jajaran ASN kecamatan serta kelurahan di wilayah tersebut.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik Kota Banjarmasin, Drs H Kasman.
Dalam sambutannya, Drs H Kasman menekankan agar seluruh ASN baik di lingkungan kecamatan maupun kelurahan terkhusus ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, wajib bersikap netral dalam situasi menjelang dan saat Pilkada berlangsung.
“Kita sebagai ASN, wajib menjaga netralitas ASN. Jangan sampai kita, karena kerabat paslon misalnya, keluarga paslon atau teman paslon umpamanya, menjadikan kita tidak netral,” tegasnya.
Kasman menjelaskan, ketidaknetralan ASN turut menjadi risiko bagi Kepala Daerah. Sebab, yang bersangkutan akan mendapat sanksi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) karena tidak menjaga kenetralan ASN yang berada dalam lingkarannya.
“Nah, ini menjadi risiko Kepala Daerah. Kepala Daerah itu akan mendapat sanksi dari Kemendagri, karena tidak menjaga netralitas ASN dalam wilayahnya,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Walikota Banjarmasin H Hermansyah, turut memberi arahan kepada peserta sosialisasi tersebut, agar betul-betul menjalankan tugas demi suksesnya pelaksanaan Pilkada pada tanggal 9 Desember mendatang.
“Pilkada ini bukan hanya hari pencoblosan, tetapi banyak yang perlu dilakukan. Termasuk tahapan-tahapan yang perlu kita awasi. Termasuk juga anggaran karena tidak kecil anggaran untuk Pilkada dan itu uang rakyat. Jadi wajib hukumnya kita mensukseskan Pilkada ini,” tegasnya.[]
