Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memfasilitasi kegiatan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin, dalam penertiban alat peraga kampanye (APK) yang dinilai melanggar peraturan. Baik Peraturan KPU, Bawaslu, maupun Perda atau Perwali Banjarmasin.
Penertiban tersebut diawali dengan apel gabungan pelepasan petugas di halaman Balaikota Banjarmasin, yang dipimpin oleh Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Bakesbangpol) Drs H Kasman, didampingi Ketua Bawaslu H Muhammad Yasar Lc, serta perwakilan dari Polresta Banjarmasin.
Menurut Yasar, berdasar data yang dimilikinya terdapat ratusan APK di seluruh pelosok Kota Banjarmasin yang dinilai melanggar peraturan.
“Dari data yang kita dapat, ada sekitar 800-an APK yang melanggar. Namun, itu masuk ke pelosok-pelosok dengan jumlah segitu,” katanya, usai kegiatan Apel yang digelar pada Rabu (25/11).
Yasar menjelaskan, operasi penertiban APK yang digelar tersebut merupakan kali pertama oleh pihaknya. Pada kesempatan itu, Bawaslu bersama KPU dan Satpol PP serta Dishub, didampingi Kepolisian dan TNI, membagi rute dengan masing-masing kecamatan di Banjarmasin.
“Kita hari ini menentukan rute, masing-masing kecamatan. Nanti didampingi oleh pihak keamanan juga bersama Satpol PP, untuk menertibkan alat peraga yang jelas-jelas secara sah melanggar akan kita tertibkan dan amankan,” bebernya.
Sementara Kepala Badan Kesbangpol Drs H Kasman mengapresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, hal itu sudah menjadi program yang harus dilaksanakan oleh Bawaslu Kota Banjarmasin.
Pihak Pemerintah pun, paparnya, turut memfasilitasi dan menyiapkan segala sesuatunya, bersama unsur-unsur yang diperlukan dalam penertiban itu.
“Kami harapkan kepada seluruh satgas yang bertugas di lapangan, agar berlaku dengan baik, santun, manis, harmonis, dan aman. Kemudian menciptakan suasana kondusif dan tidak arogan,” harapnya.
Sebagaimana diketahui, bersama Satgas penertiban APK Pilkada 2020 itu terdiri dari Bawaslu, KPU, Kodim 1007, Polresta, Satpol PP dan Dishub Kota Banjarmasin. Kegiatan perdana itu diikuti 180 personel gabungan yang terbagi dalam beberapa rute per Kecamatan di Banjarmasin.
