Editor : Almin Hatta
BATULICIN – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah dipastikan akan digelar di Batulicin, Ibukota Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) pada 1 hingga 8 April 2021 nanti.
Sebagai langkah awal, beberapa waktu lalu telah dibentuk kepanitian. Kini, Jum’at (5/1/2021), Panitia MTQ XXXIII menggelar rapat kerja (Raker) bersama pihak LPTQ. Raker yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bersujud Kantor Pemkab Tanbu ini dibuka oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Tanbu (Pj Sekdakab Tanbu) H Ambo Sakka.
Rapat ini sendiri digelar dalam rangka menyamakan persepsi sesama anggota panitia. Antara lain membahas kerja bidang yang menjadi tanggung jawab masing-masing, guna mendukung terlaksananya MTQ tersebut. Termasuk teknis Even Organizer, maupun teknis pendaftaran peserta secara online.
Menurut Ambo Sakka, 8 tahun silam (2012) Kabupaten Tanah Bumbu pernah melaksanakan MTQ Nasional Tingkat Kalsel.
“Kesuksesan MTQ Tahun 2012 itu harus dijadikan acuan dan bahan evaluasi, terkait langkah apa yang harus dilakukan guna mengantisipasi kesalahan selama proses pelaksanaan berlangsung,” katanya.
Namun demikian, papar Ambo Sakka, persoalan saat ini berbeda dibanding saat dilaksakannya MTQ pada 8 tahun silam tersebut. Sebab, sekarang sedang terjadi pandemi Covid-19, yang harus menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan MTQ kali ini.
“Persoalan protokol kesehatan itu harus disepakati bersama. Misalnya di kawasan pemondokan dengan menempatkan sarana cuci tangan, dan berbagai komponen yang mendukung protokol kesehatan selama pelaksanaan berlangsung,” ujarnya.
Ambo Sakka berharap, Raker ini menghasilan persamaan persepsi sesama panitia yang punya tanggung jawab di bidang masing masing. Sehingga acara nantinya dapat terlaksana sesuai apa yang diharapkan.
“Itu yang harus diingat. Sebab, pelaksanaan MTQ XXXIII Tingkat Provinsi Kalsel ini adalah pertaruhan nama daerah Kabupaten Tanah Bumbu yang harus kita jaga,” pungkasnya.
