Antrean Truk di Jalan Hasan Basry Makin PanjangAntrean Truk di Jalan Hasan Basry Makin Panjang

Antrean Truk di Jalan Hasan Basry Makin Panjang

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Usai gelar aksi penutupan jalan, masalah kemacetan di kawasan Jalan Hasan Basry nampak tak kunjung selesai. Antrean truk kian panjang menunggu giliran menyeberang.

Antrean panjang truk yang terpantau pada Jum’at (5/2) terjadi dari depan Kampus Universtas Lambung Mangkurat (ULM) hingga depan Rumah Sakit Anshary Shaleh, dan puncak kepadatan terjadi sekitar pukul 15.00 hingga 20.00 Wita.

Sementara hari terpadat dengan kemacetan tinggi terjadi tiap Jum’at, Sabtu, dan Minggu, sebagai akibat menyempitnya jalan karena antrean truk yang menunggu kapal penyeberangan.

Sebelumnya, antrean panjang seperti ini tak pernah terjadi. Para sopir truk mengaku harus mengantri di Jalan Hasan Basri, karena jalan yang biasa mereka lalui menuju kawasan Kabupaten Barito Kuala (Batola), maupun terus ke Provinsi Kalimantan Tengah, yakni Jl Gubernur Sarkawi, mengalami kerusakan berat.

“Kalau kita paksakan lewat Jl Gubernur Sarkawi, mungkin setiap hari akan terjadi kecelakaan, karena jalannya rusak berat akibat banjir kemarin,” kata Ary, salah satu pengemudi truk jurusan Palangkaraya, Kalteng, dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Untuk itu, daripada muatan truk mereka bermasalah, para sopir memilih untuk mengantre lama agar bisa menaiki kapal penyeberangan di Sungai Alalak.

“Tak ada pilihan lain selain mengantre, walau banyak waktu terbuang, yang penting keselamatan angkutan dan diri sendiri terjamin. Penyeberangan ini alternatif satu-satunya, mengingat truk tak diperbolehkan melintas di Jembatan Alalak 1,” ucapnya.

Mengenai sampai kapan mengantre ini akan dilakukan, Ary hanya bisa berkata sampai jalan yang biasa mereka lalui sudah aman atau ada alternatif jalan lain yang bisa dilalui.

“Kalau bias, kita berharap diperbolehkan melintasi Jembatan Alalak 1, karena katanya meskipun selesai dibangun, Jembatan Alalak 2 juga tak diperbolehkan dilintasi truk,” katanya.

Untuk itu, kapan kemacetan di Jalan Hasan Basry akan berakhir, tergantung perbaikan Jalan Gubernur Sarkawi, serta selesainya pembangunan Jembatan Alalak 2 yang ditarget selesai tahun ini.[]