Dinas Perdagangan HST Dapat Bantuan Tenda dari  Kementerian PerdaganganDinas Perdagangan HST Dapat Bantuan Tenda dari  Kementerian Perdagangan

Dinas Perdagangan HST Dapat Bantuan Tenda dari  Kementerian Perdagangan

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BARABAI – Permohonan Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) agar dibantu tenda/lapak untuk pedagang pasar yang terdampak banjir, akhirnya dipenuhi oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Selasa (9/3/2021) kemarin, sejumlah pegawai Dinas Perdangan dan Koperasi HST terlihat sibuk merangkai rangka tenda bantuan dari Kementerian Perdagangan tersebut.

Tenda/lapak ini dimaksudkan untuk pedagang agar tetap berjualan sementara. Sebab, pasar tempat berjualan selam ini rusak diterpa banjir besar beberapa waktu lalu, dan hingga sekarang belum diperbaiki.

Menurut Kabid Perdangan Dinas Perdagangan dan Koperasi HST, Johansyah, akibat dilanda banjir besar pada Januari lalu banyak bangunan pasar teradisional yang roboh. Salah satunya pasar di Kecamatan Hantakan.

“Sehubungan dengan itu, kami mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Pusat. Alhamdulillah, kita mendapatkan bantuan sebanyak 20 unit tenda ukuran lebar 3 x 10 meter dari dari Kementerian Perdagangan,” ujarnya.

Johansyah menjelaskan, tenda ini hanya untuk berdagang sementara saja.

“Nantinya pasar yang roboh kita bangun kembali, dengan menggunakan dana APBD. Tapi kita juga mengusulkan ke pemerintah pusat. Jadi ada kemungkinan dengan dana dari pusat,” katanya. 

Menurut Johan, tiap-tiap tenda tersebut dapat menampung  8 pedagang pasar mingguan yang barang dagangannya tidak terlalu banyak.

“Kalau untuk pasar harian mungkin agak susah, sebab rata-rata barang dagangan mereka banyak sehingga memerlukan lapak yang lebih luas. Makanya tenda ini kita pasang untuk pasar tradisional dulu. Jadwal Pasar Hantakan hari Kamis. Jadi, sebelum hari Kamis, tendanya  sudah kita dirikan,” ucapnya.

 

Johansyah merencanakan, untuk Pasar Hantakan ini dipasang 5 unit tenda. Sedangkan sisanya, kalau memungkinkan dipasang untuk pedagang sayur di Pasar Barabai. 

“Tapi sebelumnya kita laporkan ke pimpinan dulu, setelah selasai cek lapangan. Sedangkan untuk Pasar Keramat juga kita dirikan tenda, sebab saat ini banyak pedagang menggelar dagangannya di bahu jalan,” tutup Johansyah.[]