TMMD 110 Buka Akses Jalan Desa Lok BatuTMMD 110 Buka Akses Jalan Desa Lok Batu

TMMD 110 Buka Akses Jalan Desa Lok Batu

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TANJUNG – Sebagai bentuk pengabdian dan perwujudan sinergi Membangun Negeri, TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Ke-110 di Kabupaten Tabalong, hingga Selasa (9/3/2021) ini telah terlaksana hampir sepekan.

Pelaksanaan TMMD Ke-110 Tahun 2021 ini terbagi menjadi dua daerah. Pertama di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dan yang kedua di Kabupaten Tabalong.

Di Kabupaten Tabalong sendiri, Desa Lok Batu menjadi salah satu desa sasaran TMMD 110. Desa yang terletak di Kecamatan Haruai ini merupakan desa terisolir dibanding desa lainnya.

Desa Lok Batu tidak memiliki akses sendiri ke jalan raya. Jika warga setempat ingin menuju jalan raya, maka harus berputar melewati Desa Masingai ll dan Desa Masingai l di Kecamatan Upau, sejauh 9,5 Km. Atau melewati jalan perkebunan sawit PT Astra Agro Lestari di Desa Kasio, Kecamatan Murung Pudak, sejauh 13 Km.

Melihat kondisi itulah, ungkap Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, prajurit TNI beserta jajaran dalam TMMD 110 membuka akses jalan ke Desa Batu tersebut.

“Adapun tujuan pembuatan jalan tersebut guna  membuka akses jalan Desa Lok Batu menuju poros jalan utama di Desa Kembang Kuning, sehingga jarak tempuh menuju jalan utama lebih dekat. Sekaligus memudahkan pendistribusian hasil dari petani karet, meningkatkan perekonomian masyarakat, dan paling utama Desa Lok Batu akan lebih maju dan tidak terisolir lagi,” katanya, Selasa (9/3/2021).

Adapun pembukaan akses jalan ini dengan ukuran panjang 3.400 meter x 7 meter, saluran air sisi kanan dan kiri jalan (Drainase) 3.400 meter x 0.5 meter. 

Tidak hanya itu. Demi menunjang kelengkapan sarana dan prasarana, prajurit yang bertugas di TMMD 110 Kabupaten Tabalong juga membangun 3 buah jembatan box dengan ukuran masing-masing  6,4 m x 7m (jembatan 1); 2,5m x 7m (jembatan2), dan 2m x 7m (jembatan 3).

Sebagai informasi, TMMD Ke-110 dilaksanakan pada tanggal 2 Maret 2021 sampai dengan akhir Maret 2021, dengan harapan kegiatan TMMD Ke-110 di wilayah Korem 101/Antasari Ta 2021 ini dapat membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya Pemkab Tabalong, guna meningkatkan percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama masyarakat di daerah tertinggal atau terisolasi.

Danrem 101/Antasari mengatakan kegiataan TMMD ini merupakan perwujudan slogan “TNI Dari Rakyat dan Untuk Rakyat.

“TMMD ini bentuk wujud sejarah bahwa TNI adalah dari rayat untuk rakyat. Oleh karena itu, setiap ada pembangunan TNI selalu hadir. Selain itu, program ini merupakan bentuk pembinaan pertahanan, sehingga dengan TMMD ini menciptakan pertahanan di wilayah,” ujar Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah.

Dengan adanya pembuatan jalan, papar Danrem Firmansyah, diharapkan dapat membuka akses  bagi masyarakat untuk bisa bergerak lebih leluasa. Sebagai  contoh, kalau tadinya banyak anak-anak yang putus sekolah, maka dengan adanya jalan ini dapat menekan  hal tersebut. Sehingga nantinya tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah.

“Bisa membantu masyarakat  mempersingkat jarak tempuh. Masyarakat tidak harus memutar menempuh  jarak yang lebih jauh, mempercepat pembangunan daerah, dan membuka daerah-daerah terisolir. Sehingga daerah tersebut tidak lagi menjadi daerah yang tertinggal atau terisolir. Inilah wujud sinergi membangun negeri,” pungkasnya.
Sebagai informasi, sampai dengan hari ketujuh, TMMD di Kabupaten Tabalong telah pengerjaan pembuatan badan jalan sepanjang 3.400 x 7 meter sudah mencapai 35%, kegiatan bedah rumah telah mencapai 40%. Semua kegiatan tersebut melibatkan personel nyata di lapangan, yakni anggota TNI 127 orang, Polri 11 orang, Pemda 12 orang, dan masyarakat 30 orang.[]