Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Merujuk kepada berbagai permasalahan anggaran di tahun 2020 dan 2021 yang tak lepas dari pandemi Covid-19, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel hanya bisa berharap ada tambahan pada perubahan anggaran.
Terkait rencana keberangkatan atlet Kalsel menuju PON 2021 Papua yang mulai dihelat pada Oktober mendatang, Dispora Kalsel tak bisa bicara banyak mengenai anggaran. Sebab, hibah untuk KONI Kalsel hanya mencapai Rp7,2 miliar di 2021 ini.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel, M Fitri Hernadi, hibah untuk KONI Kalsel selaku leading sektor untuk keberangkatan atlet Kalsel menuju PON tahun ini hanya sebesar Rp7,2 miliar dengan alasan keterbatasan anggara.
Sementara bagi KONI Kalsel jumlah tersebut dinilai terlalu kecil. Terkait hal tesebut, Fitri menyebut pihaknya hanya bisa menjawab, cuma itu yang bisa dihibahkan untuk menuju PON XX Papua.
“Hal itu sesuai komitmen dari Ketua DPRD saat Rakonprov November 2020, di Hotel G’Sign seperti itu. Dari hasil rapat dengan Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel awal Februari lalu, memang mengharapkan semua atlet dari seluruh cabor yang lolos PON XX agar dapat diberangkatkan,” katanya.
Tapi, dengan anggaran Rp7,2 miliar, komitmen itu dinilai sulit dilaksanakan karena anggaran tak memadai. Sementara untuk pagu anggaran yang ada di Dispora Kalsel 2021 mencapai Rp90 miliar lebih.
“Kita tetap berupaya menambahnya. Salah satunya dengan menunggu anggaran perubahan tahun ini, semoga mencukupi nantinya,” katanya.
Terkait keberatan dari pihak KONI Kalsel akan hibah tersebut, pihaknya mengemukakan bahwa Komisi IV DPRD Provinsi pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) awal Februari 2021 kemarin, bersama KONI, Dispora, dan Bakeuda, mengupayakan ada penambahan anggaran hibah KONI pada APBD Perubahan 2021.
Namun, sempat atau tidaknya anggaran dikucurkan pada perubahan nanti, menjadi masalah kembali, karena dilaksanakan di akhir tahun, sementara pelaksanaan PON pada Oktober 2021.
“Pada saat RDP, dari pihak KONI tidak ada menyatakan tidak siap apabila keberangkatan dianggarkan pada hibah di APBD Perubahan,” tandasnya.[]
