Kapolres Bartim Kembali Sosialisasikan Program Kapolda

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Kapolres Barito Timur (Bartim), AKBP Afandi Eka Putra SH SIK MPICT kembali mensosialisasikan fokus program Kapolda Kalteng, dengan turun langsung ke tengah masyarakat, Jum’at (19/3/2021) kemarin. 

Kali ini Kapolres Afandi Eka Putra bersama rombongan datang ke Desa Wungkur Nanakan, Kecamatan Awang, untuk bertemu langsung dengan warga setempat.

Dalam acara temu warga tersebut, Kapolres Afandi didampingi Kapolsek Awang, Koramil Awang, serta jajaran perwira tinggi Polres Bartim.

Kedatangan Kapolres dan rombongan disambut langsung oleh Camat Awang dan Kepala Desa Wungkur Nanakan, Marta Mijoyo, serta segenap perangkat desa.

Dalam pertemuan di halaman Kantor Desa Wungkur tersebut, Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra memaparkan fokus program Kapolda Kalteng. Yakni penanganan pandemi Covid-19, Karhutla, ketersediaan lumbung pangan, tindak pidana lingkungan hidup, kerukunan dan kebinekaaan saling toleran, serta masalah ekonomi kerakyatan.

 

“Alhamdulilah saya bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Awang di Desa Wungkur Nanakan ini. Selain menyampaikan Program Kapolda, saya juga ingin mendapatkan masukan-masukan langsung dari masyarakat dalam menjalankan program tersebut. Tanpa dukungan masyarakat, saya yakin program tidak bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Afandi menjelaskan masalah Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam rangka mengantisipasi peningkatan Covid-19 di Barito Timur. 

“Hal ini sangat penting untuk disosialisasikan, sesuai perintah Mendagri yang ditindaklanjuti oleh Pak Gubernur, Kapolda, hingga Kapolres dan Bupati,” ujarnya.
Kapolres Afandi menyatakan, pihaknya akan mengarahkan semua desa melaksanakan PPKM, termasuk desa dengan status zona hijau untuk bersama-sama menerapkan PPKM.

“Pelaksanaannya tergantung zonasinya. Ada zona hijau, kuning, oren, dan zona merah. Semua itu ada kriterianya. Kalau statusnya zona merah misalnya, salah satunya tidak diperkenankan untuk kegiatan kesosial kemasyarakatan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wungkur Nanakan, Marta Mijoyo, menyatakan, kedatangan Kapolres Bartim memang sangat diharapkan masyarakat Desa Wungkur Nanakan.

Menurut Marta, kehadiran Kapolres di tengah masyarakat ini membuat warga merasa benar-benar dilayani langsung oleh seorang pimpinan.

“Warga itu tentu segan untuk menemui Kapolres di kantor. Jadi pada hari ini masyarakat kita terasa dilayani langsung oleh Kapolres, karena apa-apa yang dirasakan masyarakat sudah disampaikan dan dijawab tuntas oleh Kapolres,” ujarnya.

Marta dalam kesempatan tersebut menyebutkan, Kapolres Afandi Eka Putra adalah sosok yang istimewa. “Karena beliau seorang Kapolres yang  ingin lebih dekat dengan masyarakat, dan benar-benar dekat dengan masyarakat. Semoga program Kapolres selalu berjalan lancar,” tuntasnya.[]