TMMD Kodim 1003 Dukung Wisata Kampung ParianganTMMD Kodim 1003 Dukung Wisata Kampung Pariangan

TMMD Kodim 1003 Dukung Wisata Kampung Pariangan

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

KANDANGAN – Kampung Pariangan menjadi salah satu target binaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-110. Kampung yang terletak di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kecamatan Padang Batung, Desa Batu Bini, ini memiliki potensi wisata yang sangat baik bila dikembangkan.

Kampung ini menyimpan berbagai cagar budaya peninggalan sejarah pada masa penjajahan Belanda dan Jepang, yang masih tersimpan dan terawat dengan baik hingga saat ini.

Tidak hanya itu. Kondisi geografis Kampung Pariangan juga kaya akan sumber daya alam yang belum tergali. Sehingga memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melihat adanya potensi ini, tentunya menjadi semangat tersendiri bagi Kodim 1003/Kandangan untuk membuat Kampung Pariangan yang masih terisolir menjadi kampung pariwisata.

Dengan program TMMD 110 ini, dilaksanakan penyuluhan kepada masyarakat Kampung Pariangan tentang pengembangan potensi wisata desa. Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi Kodim 1003/Kandangan dengab Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata HSS, untuk memberikan materi mengenai potensi pariwisata yang ada di Kampung Pariangan.

Dalam kegiatan penyuluhan dan sosialisasi tersebut, Kabid Pariwisata, Mohammad Zakir Maulidi SH, menjelaskan mengenai potensi wisata.


“Dikampung Pariangan ini potensi yang ada adalah sungai. Diharapkan masyarakat dapat mengubah sungai ini menjadi obyek wisata air, yang dapat memberikan daya tarik masyarakat luar dengan mempromosikan melalui media sosial maupun media lainnya,” ucapnya.

Di sisi lain, Staf Penrem 101/Antasari, Serka Misgianto mengatakan, potensi yang ada di Kampung Pariangan  sangat banyak. Jika dikembangkan, maka dapat memberikan kesejahteraan dan kemajuan untuk warga Kampung Pariangan.

“Seperti yang kita lihat, pemandangan alam seperti pegunungan dengan spot keindahan yang alami. Serta adanya aliran sungai yang mempunyai potensi dan daya tarik tersendiri untuk wisata air,’’ ucapnya.

Terdapat juga kebiasaan masyarakat menanam padi gogo di dataran tinggi yang tidak dimiliki oleh masyarakat lain di luar Kampung Pariangan. 

Dengan program TMMD ini, nantinya masyarakat akan lebih mudah dalam memanen dan mengangkut hasil panen, karena jalan akan lebih baik.

Tidak hanya itu, adanya aliran sungai yang cukup baik dapat juga dimanfaatkan untuk budidaya ikan keramba,  ataupun pengembangan budidaya ikan dalam ember. Apabila ini benar-benar dikembangkan, maka hal ini dapat meningkatkan perekonomian, bahkan dapat menjadikan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Dengan Budidaya ikan dalam ember, seseorang dapat beternak lele dan menanam sayuran sekaligus, meskipun di rumahnya tidak memiliki lahan yang luas. Inilah yang menjadi keuntungan budidaya ikan dalam ember. Dalam satu ember bisa menampung 100 bibit ikan lele. Dengan perawatan lebih mudah, sehingga dapat menambah penghasilan masyarakat,”sebut Serka Misgianto.

“lnilah yang menjadi tujuan kegiatan TMMD. Selain membantu kegiatan percepatan pembangunan di daerah, juga untuk membantu kesulitan rakyat. Termasuk sebagai sarana untuk memperat kemanunggalan TNI dengan rakyat, dengan senantiasa pupuk dan kembangkan semangat Gotong-royong. Pelihara terus kemanunggalan TNI rakyat, agar kegiatan TMMD berjalan dengan lancer,” tambahnya.

Sekra Misgi menuturkan, kegiataan TMMD kali ini diharapkan dapat mendorong tumbuh kembang usaha masyarakat. 

“Selain itu, TMMD ini harus dapat mendorong tumbuh kembangnya usaha-usaha masyarakat di bidang perekonomian, guna meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat, dan mendukung pemerintah dalam hal pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan,”tutupnya.[]