Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Tak terasa sudah lebih sepekan sudah bulan suci Ramadhan berjalan. Seiring dengan itu, Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kalsel telah membagikan sebanyak 1.350 hidangan berkah.
Tim Layanan Aktif BAZNAS (LAB) Kalsel setiap hari menyusuri pemukiman warga di seluruh Kalsel. Dalam kesempatan tersebut, Tim Baznas Kalsel membagikan takjilnya untuk berbuka, plus panganan untuk sahur.
Adanya program andalan Baznas Kalsel ini tentu merupakan salah satu komitmen Baznas untuk setia hadir di masyarakat yang membutuhkan.
“Baznas Kalsel insya Allah setia hadir setiap hari berbagi selama Ramadhan ini,” ujar Saddam Nurhidayat, Ketua Panitia Ramadhan Baznas Kalsel.
Hidangan berkah Ramadhan yang dibagikan ini sebanyak 10.000, baik hidangan berbuka maupun untuk sahur. “Hidangan Berkah Ramadhan BAZNAS Kalsel kami tergetkan akan terbagi sebanyak 10 ribu paket makanan selama Ramadhan ini, baik hidangan berbuka maupun sahur, termasuk daerah pasca banjir di Hulu Sungai Tengah,” lanjut Saddam.
Selain hidangan berkah, pihaknya juga mengadakan layanan kesehatan, pembagian paket Ramadhan, Muslim Kit, Tebar Alqur’an, dan layanan kesehatan Ramadhan Sehat Ceria BAZNAS Kalsel.
BAZNAS Kalsel bekerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya perbankan, BUMN, komunitas, perusahaan, dan pegiat sosial lainnya di Kalimantan Selatan.
Paket Ramadhan BAZNAS Kalsel akan mencakup seluruh Kabupaten Kota se-Kalimantan Selatan dan akan dibagikan melalui BAZNAS Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.
BAZNAS Kalsel memberikan layanan kemudahan bagi masyarakat yang berminat dalam program-program BAZNAS Kalsel. Diantaranya melalui transfer rekening, scan barode QRIS, layanan jemput zakat dan infak, website dan ecoummerce.
“Ya kita berikan bagi masyarakat yang ingin berdonasi,” ujar Muhammad Adi Ram, Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Kalsel.
Lebih lanjut Adi Ram mengatakan, bukan hanya kemudahan berdonasi, tapi donator juga bisa merekomendasikan penerima manfaatnya di sekitar tempat tinggal maupun tempat kerjanya.
“Kami siap mendampingi donator untuk sama-sama menyalurkan bantuan, dengan tetap mengedepankan prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” tutupnya.[]
