Tagana Bartim Ikut Pelatihan Tanggap DaruratTagana Bartim Ikut Pelatihan Tanggap Darurat

Tagana Bartim Ikut Pelatihan Tanggap Darurat

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Sosial (DPMDSos) Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng),  menggelar pelatihan kesiapan anggota relewan Tagana (Taruna Siaga Bencana ) menghadapi musibah dan bencana alam, Kamis (17/6/2021) pekan kemarin.

Pelatihan yang digelar di lingkungan Kantor DPMDSos Bartim ini menghadirkan narasumber dari Tagana Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). 

“Selain mendapat pengetahuan secara teori, dalam pelatihan tersebut juga kita gelar simulasi,” kata Kepala DPMDSos Bartim, Ir Barnusa MM, Sabtu (19/6/2021).

Barnusa menjelaskan, pelatihan terhadap anggota relawan sosial Tagana ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kondisi genting. Dalam artian membangun dan menguatkan keberadaan Tagana Bartim ketika terjadi bencana.

Barnusa mengakui, Bartim bukan wilayah rawan gempa, juga bukan rawan banjir. Namun cukup rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

“Jadi keberadaan Tagana kita siapkan untuk ikut mengantisipasi bencana alam yang berkaitan dengan Karhutla. Utamanya hutan-hutan yang ada di wilayah Bartim, kita jaga bersama, jangan sampai terjadi kebakaran hutan yang luas,” ujarnya.

Barnusa memaparkan, pelatihan yang diterapkan pada Tagana ini mengenai hal-hal peraktis yang bisa dilakukan dengan cepat, sesuai sipatnya yang tanggap darurat. 

Salah satunya, lanjut Barnusa, pelatihan kecepatan yang terukur dalam hal pembuatan tenda, dapur umum, persiapan bahan perlengkapan dan membuat makanan cepat saji.

“Selain itu, petugas Tagana juga harus tahu masa-masa rawan kebakaran di setiap kecamatan, dengan dasar pemetaan yang sudah dipelajari,” ujarnya. 

Jadi, lanjut Barnusa, dilakukan sinkronisasi antara Tagana dengan BPBD Bartim dalam hal tugas dan fungsi masing-masing.[]