Editor : Almin Hatta
BATULICIN – Terus tingkatkan minat baca di berbagai daerah yang ada di Banua, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar pelatihan pengelolaan bahan pustaka.
Pelatihan ini digelar di Studio Mini Kantor Dispersip Tanbu, Rabu sampai dengan Kamis, 28 – 29 Juli 2021.
Dalam pelatihan ini terlihat hadir Kepala Dispersip Kalsel Dra Nurlianie Dadie, yang kedatangannya disambut oleh Plt Kepala Dispersip Tanbu, Muhammad Yusri.
Yusri dalam kesempatan itu menyatakan, pelatihan ini sebagai upaya sinergitas peningkatan minat baca.
“Terima kasih atas kegiatan dan motivasi yang telah diberikan untuk mendukung semangat dan peningkatan minat baca dan indeks literasi di daerah,” ujarnya.
Di sisi lain, Dra Nurlianie Dadie tidak hanya menghadiri acara pelatihan ini. Di sela-sela kegiatan tersebut, ia juga meninjau kemegahan gedung pelayanan Dispersip Tanbu yang pembangunannya menelan dana sebesar Rp10,5 Miliar di tahun 2019 lalu.
“Saya berpesan agar gedung pelayanan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dan bisa dimanfaatkan untuk mencerdaskan masyarakat, menjadi tempat berkegiatan masyarakat mengisi waktu,” pesannya.
Nurlianie menegaskan, perpustakaan tidak hanya sebagai tempat untuk membaca dan meminjam buku. Namun seharusnya menjadi wadah transformasi perpustakaan yang berbasis inklusi sosial.
“Apalah arti gedung megah jika tidak diisi berbagai kegiatan positif. Jadi saya turut memberi masukan berdasarkan pengalaman, agar perpustakaan tetap eksis dan dibutuhkan kehadirannya di tengah pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.[]
