Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Pemprov Kalsel kini mulai menggelar vaksinasi khusus ibu hamil, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.01/I/2007/2021 tentang vaksinasi Covid ibu hamil dan penyesuaian skrining dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
Kegiatan vaksinasi ini digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (8/9/2021), menggunakan vaksin Sinovac, dan diikuti 50 orang ibu hamil.
“Kegiatan vaksinasi hari ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan tentang vaksinasi ibu hamil dan penyesuaian skrining dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19,” kata Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, dalam sambutannya.
Ibu hamil, papar Gubernur Sahbirin, merupakan kelompok yang rentan terpapar virus Covid-19. Maka sebaiknya diberi vaksin untuk melindungi diri yang bersangkutan sekaligus janin di dalam kandungannya.
“Hari ini saya melihat vaksinasi khusus kelompok rentan, dan kasus positif ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid cukup tinggi. Jadi vaksin ini diharapkan dapat melindungi ibu hamil dan bayinya,” ujarnya.
Gubernur Sahbirin mengingatkan, ibu hamil yang telah divaksin tidak perlu khawatir akan keselamatan bayinya, karena vaksin ini aman.
“Kita harapkan melalui vaksinasi ini, ibu hamil tidak perlu lagi khawatir atas keselamatan bayinya dan dirinya,” ucapnya.
Di akhir, Gubernur Kalsel dua periode yang akrab disapa Paman Birin mengimbau, setelah vaksinasi ini ibu hamil tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Perlu diingat, setelah vaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan, bukan malah melonggarkannya,” imbaunya.
Di sisi lain, ada Dewi Anggraini, salah seorang peserta vaksinasi, yang mengaku semula ketakutan di saat adanya imbauan vaksinasi. Namun, saat diberikan informasi dan rekomendasi dari KOGI (Perkumpulan Obsentetri dan Ginekologi Indonesia), ia pun merasa yakin dan bersedia untuk divaksin.
“Awalnya iya, takut. Sebelum ada informasi dari KOGI dan rekomendasi dari WHO serta Menkes. Namun setelah diberikan informasi mengenai keamanan vaksin untuk ibu hamil ini, saya langsung mau untuk divaksin bertepatan dengan lauching vaksin ibu hamil hari ini,” ungkapnya.
Anggraini meyakini vaksinasi dapat menurunkan risiko kematian dan kesakitan untuk ibu hamil. “Vaksinasi ini merupakan usaha kita menurunkan risiko dan kematian ibu hamil,” ujarnya.
Anggraini juga yakin, setelah divaksin angka kesakitan rendah dan janin terlindungi. “In syaa Allah, kalau sudah divaksin, kesakitan rendah,” katanya.[]
