Warga Balangan Diminta Siaga Banjir dan Angin KencangWarga Balangan Diminta Siaga Banjir dan Angin Kencang

Warga Balangan Diminta Siaga Banjir dan Angin Kencang

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BALANGAN – Akibat hujan yang terjadi pada beberapa hari terakhir di Kabupaten Balangan, menyebabkan volume air Sungai Pitap dan Sungai Kambiyain meningkat dan meluap.

“Untuk saat ini cuaca masih mendung, dan untuk debit air sendiri mengalami kenaikan dikarenakan hujan ringan kemarin. Tetapi untuk wilayah Gunung Batu dan Kecamatan Tebing Tinggi pada umumnya masih berstatus aman,” ujar Normala, warga Desa Gunung Batu, Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (15/11/21).

Sementara ini, menurut informasi yang didapatkan melalui media sosial, di Desa Mayanau air sudah masuk ke pemukiman warga.

Menurut Firman, warga setempat, air memasuki pemukiman di Desa Mayanau sekitar jam 06.00 WITA.

Senada dengan Nomala, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Balangan, Marsono, mengatakan, memang benar saat ini ketinggian air Sungai Pitap meningkat.

“Jadi masyarakat harus terus waspada terhadap datangnya musim hujan ini. Terlebih Balangan beberapa hari terakhir memang kerap diguyur hujan,” katanya.

Marsono memaparkan, anggota TRC pun terus siaga untuk memantau curah hujan yang terjadi. Selain itu, gerak cepat tanggap apabila ada laporan banjir, ditambah kini hujan, tim terus melakukan patroli ke daerah-daerah rawan banjir.

“Untuk warga, terus waspada. Sebab, ada kemungkinan debit air akan terus meningkat, apabila di daerah pegunungan terjadi hujan. Saat ini air sudah memasuki pemukiman warga di Desa Auh, karena luapan Sungai Kambiyain. Juga di Desa Mayanau, karena luapan Sungai Pitap. Demikian laporan sementara dari anggota TRC BPBD Balangan,” tuturnya ketika dikonfirmasi Senin (15/11/21) pagi.

Untuk titik rawan banjir, lanjut Marsono, terbagi di beberapa kecamatan. Yakni Kecamatan Tebing Tinggi, Kecamatan Awayan, Halong, Juai, Paringin Kota, Paringin Selatan, dan Kecamatan Lampihong.

Pihaknya juga memprediksi adanya hujan susulan. Sehingga pemantauan setiap hari dilakukan.

Tak hanya siaga bencana banjir, Marsono juga mengingatkan bencana angin kencang yang bisa terjadi kapan saja. Sehingga pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada.[]