Editor : Almin Hatta
BALANGAN – Vaksinasi Covid-19 di kabupaten Balangan kini sudah mencapai 40%, dan ditargetkan hingga akhir tahun nanti capai 70%.
Hal itu di sampaikan oleh Plt Kepala BPBD Balangan H Rahmi, didampingi Kadinkes Balangan Ahmad Sauki, ketika melakukan pantauan dan monitoring kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar yang dilaksanakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) di SMAN 1 Paringin, Senin (15/11).
Selaku Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Balangan, H Rahmi mengapresiasi dan mendukung kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh BIN ini.
Rahmi berharap kegiatan ini berjalan lancar, dan membantu meningkatkan kesehatan masyarakat. Terutama kalangan pelajar. Sehingga semuanya terhindar dari paparan Covid-19.
“Sampai saat ini persentase vaksinasi Covid-19 Kabupaten Balangan sudah mencapai 40%, dengan adanya dukungan dari BIN ini diharapkan persentase vaksinasi Covid-19 Kabupaten Balangan semakin meningkat. Kita mengharapkan hingga akhir tahun nanti vaksinasi di Balangan mencapai 70%,” katanya.
Rahmi menyebutkan, kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh BIN ini akan dilaksanakan beberapa hari ke depan, dengan sasaran pelajar.
Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi massal ini sendiri, berlangsung sejak 15 hingga 18 November mendatang, yang akan dibuka pada beberapa tempat di wilayah Balangan.
Pelaksanaan vaksin yang digencarkan oleh BIN dengan bekerjasama Dinkes Kabupaten Balangan ini ditargetkan menyasar 1.000 peserta vaksin.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) BIN Kalsel Supriyono mengatakan, vaksinasi yang digelar ini bertujuan meningkatkan herd immunity masyarakat. Adapun sasarannya mulai dari pelajar hingga masyarakat umum, dan para lansia.
Supriyono menjelaskan, BIN mengutamakan vaksinasi pada wilayah yang capaian vaksinasinya masih rendah. Sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan capaian vaksinasi di Balangan.
“Vaksinasi massal ini juga menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo dan Kepala BIN Jend (Purn) Budi Gunawan, untuk mempercepat program vaksinasi agar tercapainya herd immunity secara nasional,” pungkasnya.[]
