Disbunnak Kalsel Fokuskan Budidaya Kopi LokalDisbunnak Kalsel Fokuskan Budidaya Kopi Lokal
Kepala Disbunnak Kalsel Suparmi.

Disbunnak Kalsel Fokuskan Budidaya Kopi Lokal

Diposting pada

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) gencarkan budidaya tanaman kopi di 2022.

 

Adanya budidaya kopi ini merupakan bentuk pemenuhan kebutuhan masyarakat Kalsel, yang mana kopi sudah menjadi kebutuhan sehari-sehari di masa sekarang ini.

 

“Kita kan tahu bahwa kebutuhan kopi baik untuk dalam negeri maupun ekspor sangat meningkat, jadi fokus kita di tahun ini ya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam sektor kopi dengan budidaya,” ucap Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalimantan Selatan Suparmi.

 

Adapun jenis kopi yang dikembangkan ada dua, yakni kopi jenis robusta dan liberika.

 

“Kita mengembangkan dua jenis kopi robusta dan liberika,” kata Suparmi.

 

Lebih lanjut, pengembangan kedua jenis kopi tersebut melibatkan dua kabupaten sekaligus yakni Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Tabalong.

 

Tidak hanya itu, di 2022 ini Disbunnak Kalsel menargetkan 10.000 Hektar lahan untuk ditanami komoditas kopi di Kalimantan Selatan.

 

“Kita cuman punya 2.800 Hektar, idealnya 10.000 Hektar,” kata Suparmi.

 

Nantinya, ucap Suparmi, penanaman kopi juga akan satu lahan dengan tanaman jeruk, hal ini sesuai dengan teknik budidaya yang ada di Bali.

 

“Kita mengadopsi teknik budidaya dari Bali yakni budidaya kopi yang terintegrasi dari lahan jeruk,” ucapnya. 

 

Dengan adanya budidaya kopi lokal ini Suparmi berharap menjadi prioritas Disbunnak Kalsel dan berjalan lancar.

 

“Prioritas kami juga termasuk budidaya kopi. Semoga lancar dan berhasil,” tutupnya.[]