TAMIYANGLAYANG – Kantor Kementerian Agama Kabupaten (Kemenag) Bariro Timur, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan studi banding untuk mempelajari program unggulan manajemen kepengawasan Kemenag Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Studi banding ini sekaligus silaturahmi yang dilakukan oleh Kemenag Bartim, dengan mengikutsertakan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kemenag Kabupaten Bartim, Kamis (17/2/2022).
Kegiatan diawali sambutan Kepala Kantor Kemenag Balangan, H Sihabuddin, dengan mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan kerja Pokjawas Bartim.
Kemudian, H Sihabuddin menjelaskan selayang pandang tentang Balangan sebagai kabupaten berjuluk “Sanggam” (Sanggup Bagawi Gasan Masyarakat).
Sementara itu, Kakankemenag Bartim, H Abdul Majid Rahimi, menyampaikan tujuan ke Balangan ini menyambung tali persaudaraan, juga ingin mengetahui tentang program pengawas pendidikan dan menggali ilmu pengetahuan guna pengembangan madrasah di Bartim.
Menurut Abdul Majid Rahimi, studi banding ini bertujuan untuk lebih mengetahui secara lebih terperinci mengenai program unggulan dan manajemen kepengawasan Madrasah/PAI.
“Kita mengucapkan terima kasih, karena sudah diterima dengan baik. Kami melihat kelebihan pengawas Balangan ini, yang punya ruang atau bangunan tersendiri. Dari segi sekolah dan siswa lebih banyak. Para gurunya lebih banyak yang negeri (PNS) dibandingkan honorer,” ucapnya.
Selain itu, papar Abdul Majid kepada Maknanews, Pokjawas Kemenag Balangan bersama Pokjawas Kemenag Tabalong pada Mei 2021 lalu telah membentuk Kelompok Komunitas Belajar Pokjawas Madrasah, agar layak menjadi penerima bantuan pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), sebagai upaya meningkatkan kualitas terkait dengan kepengawasan madrasah.
“PKB sendiri merupakan satu program prioritas dalam Proyek Madrasah Reform yang digaungkan selama ini, supaya motto dan kualitas madrasah lebih meningkat dengan diadakannya kontinuitas pembinaan bagi para pengawas. Hal tersebut termasuk yang kita pelajari dalam studi banding ini,” tuntasnya.[]
Editor : Almin Hatta
