Bupati Bartim: Organisasi GN-0TA Bisa Jadi Orang Tua Asuh Anak Sampai Sedarajat SMA

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Bupati Kabupaten Barito Timur (Bartim), Ampera AY Mebas SE MM, melantik sekaligus mengukuhkan Ketua dan Pengurus Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) Bartim dalam bentuk Yayasan Tangan Pengharapan Bartim, di rumah dinas Bupati Bartim, Tamianglayang, Selasa (7/6/2022).

“GN-OTA merupakan organisasi sosial, yang bergerak dalam upaya membantu anak yang tidak mampu untuk sekolah,” kata Bupati Ampera AY Mebas dalam sambutannya.

Bupati Ampera menjelaskan, dulu anak yang dibantu sekolahnya oleh GN-OTA hanya sampai usia 12 tahun.

“Tapi untuk sekarang GN-OTA mungkin akan menjadi orangtua anak sampai usia 15 tahun. Artinya dibantu sekolahnya sampai jenjang SMA,” ujarnya.

Untuk itu, Bupati Ampera berharap adanya  dukungan dari semua pihak terhadap kegiatan GN-OTA ini, yakni melalui Yayasan Tangan Pengharapan Bartim.

“Gerakan orangtua asuh ini tidak memandang suku dan agama. Pada intinya bahwa anak itu termasuk keluarga tidak mampu dan masuk dalam Kartu Keluarga (KK) Bartim, maka kewajiban kita untuk mengasuhnya,” tuturnya.

Bupati Ampera menyebutkan, kriteria untuk menjadi anak asuh ini yang utama adalah  keluarganya kurang mampu.

“Agar seluruh anak-anak kurang mampu di Bartim dapat sekolah seperti anak-anak lainnya. Dari organisasi itu bisa dibelikan baju, celana, dan perlengkapan sekolahnya. Kita akan mengasuh anak sampai sedarajat SMA dulu,” imbuhnya.[]

Editor : Almin Hatta