TANJUNG – Anggota DPRD Kalsel Firman Yusi mendapati keluhan warga Misim, Bintang Ara, Tabalong, soal dampak kenaikan harga BBM, Senin (17/10).
Misim sendiri adalah anak Desa Dambung Raya. Desa terluar di wilayah Kalimantan Selatan. Untuk sampai ke sana, Firman Yusi menggunakan kendaraan khusus dan menempuh waktu hampir 8 jam.
“Saya secara khusus mengagendakan datang dan menyerap suara masyarakat di sini,” ucap Firman.
Berdasarkan keterangan warga, harga barang lebih tinggi dari tempat lainnya. Itu disebabkan dari medan yang berat, sehingga memerlukan waktu tempuh yang lebih panjang.
“Apalagi pasca kenaikan harga BBM,” kata Firman menjelaskan.
Warga pun, menurut Firman, ingin pemerintah provinsi mempercepat perbaikan akses jalan.[]
