Eva: Penamaan Pendopo PN Tamiyanglayang Sudah Tradisi

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Ketua Pengadilan Tinggi Palangkaraya, Dr H Zainuddin SH MHum, telah meresmikan Pendopo Dr H Zainuddin SH MHum Pengadilan Negeri (PN) Tamianglayang, Kabupaten Barito Timur (Bartim) pada Rabu (7/12/2022) kemarin.

Acara peresmian yang ditandai dengan pembukaan tirai nama Pendopo dan penandatanganan prasasti itu dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bartim, Ketua DPRD Bartim, Kapolres dan Kajari Bartim, Ketua PN Tamiyanglayang, perwakilan Rutan dan Pengadilan Agama Tamianglayang. Serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dr Zainudin SH MHum menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bartim serta Forkopimda Bartim atas segala bantuan yang diberikan bagi PN Tamianglayang, termasuk pembangunan pendopo tersebut.

“Saat ini pendopo untuk pengadilan cuma ada dua di Indonesia. Salah satunya dimiliki oleh Pengadilan Negeri Tamianglayang ini,” ungkapnya.

Menurut Zainuddin, pembangunan pendopo yang diberi nama dengan namanya tersebut merupakan wujud dari hubungan kerjasama yang erat antara PN Tamianglayang dengan unsur Forkopimda Bartim.

“Bangunan seperti ini sangat penting. Pertama untuk menghindari stress. Juga bisa digunakan untuk olahraga. Berikutnya, untuk berbagai kegiatan di Pengadilan Negeri Tamianglayang,” terangnya.

Karena itu, Zainuddin berpesan kepada jajaran Pengadilan Negeri Tamianglayang agar memanfaatkan pendopo tersebut semaksimal mungkin, serta menjaga dan merawatnya sebaik-baiknya.

Sementara itu, Ketua PN Tamianglayang, Eva Meita Theodora Pasaribu, menyebut nama pendopo di PN Tamianglayang itu sakral, karena merupakan nama pimpinannya di Pengadilan Tinggi Palangkaraya.

Eva menjelaskan, pemberian nama tersebut juga merupakan tradisi tidak tertulis di lingkungan Mahkamah Agung yang menamakan ruang rapat, aula, atau tempat pertemuan lainnya, dengan mengambil nama-nama tokoh yang telah berjasa di instansi itu.

“Penamaan pendopo ini merupakan bentuk kebanggaan, sekaligus penghargaan kepada Ketua Pengadilan Tinggi Palangkaraya sebagai orangtua bagi kami yang telah memberikan pembinaan dan petunjuk kepada jajaran Pengadilan Negeri Tamianglayang, sehingga dapat meningkatkan status mendapatkan akreditasi A Excellent,” ujarnya.

Eva menambahkan, Pengadilan Negeri Tamianglayang tidak akan seperti ini tanpa bimbingan dari Ketua Pengadilan Tinggi Palangkaraya.

“Keluarga besar Pengadilan Negeri Tamianglayang yang merupakan anak-anak dari Ketua Pengadilan Tinggi Palangkaraya merasa bersyukur, karena di bawah kepemimpinan beliau kami bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman sebagai bekal melaksanakan tugas selanjutnya,” ucapnya.[] 

Editor : Almin Hatta