TAMIYANGLAYANG – Perum Bulog Cabang Buntok kembali menggelar pasar murah di Pasar Tani Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur (Bartim), Rabu (8/3/2023).
Pantauan di lapangan, warga dari berbagai wilayah di Dusun Timur nampak antusias memadati pasar murah yang menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goring, dan gula pasir tersebut.
Tak berlangsung lama, semua bahan pokok yang tersedia sudah habis. Bahkan, sebagian warga tidak kebagian beras, maupun gula pasir dan minyak goreng.
Melihat animo masyarakat yang sangat tinggi, Bulog Cabang Buntok berencana minggu depan kembali menyiapkan beras murah sebanyak 6 ton.
“Hari ini kami membawa 3,7 ton beras, dan minyak goreng 30 dus. Melihat antusias masyarakat yang sangat tinggi, minggu depan kami rencanakan membawa lebih banyak lagi,” kata Pimpinan Perum Bulog Cabang Buntok, Septaniasi Sawung, saat diwawancarai awak media.
Sawung menuturkan, beras kemasan medium dengan berat 5 kg dijual di pasar murah seharga Rp45 ribu. Sedangkan minyak goreng dijual seharga Rp15 ribu per liter.
Diungkapkanya, di Kabupaten Bartim pihaknya sudah empat kali melaksanakan pasar murah.
“Sudah empat kali. Tiga kali di Tamianglayang dan satu kali di Ampah kota,” ujarnya.
Menurut Sawung, tujuan pasar murah tersebut dilaksanakan dalam rangka untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), mengingat tingkat inflasi di Bartim masuk 10 besar se-Indonesia.
“Selama menggelar pasar murah di Bartim kita sudah menjual beras sebanyak 15 ton. Kegitan ini kami jadwalkan sampai satu bulan ke depan, sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kepada Pemerintah Bartim, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya, sehingga pasar murah berjalan lancar,” pungkasnya.[]
Editor : Almin Hatta
