TAMIYANGLAYANG – Menyikapi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sedang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Barito Timur (Bartim), Dinas Kesehatan Bartim mengadakan pertemuan lintas sektoral di Hotel Ade, Tamianglayang, Kamis (18/1/2024).
Kepala Dinas Kesehatan Bartim, dr Jimmy WS Hutagalung, menyebutkan, pertemuan yang melibatkan pihak Pemerintah Desa/Kelurahan, Kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, Puskesmas, dan instansi terkait lainya ini sebagai upaya pencegahan dan pengendalian DBD.
“Pertemuan ini sebagai upaya menyamakan persepsi dalam menanggulangi wabah virus DBD yang sedang melanda beberapa wilayah di Bartim,” katanya.
Menurut Jimmy, kalau hanya dari pihak Dinas Kesehatan saja tanpa pihak lainnya, maka tidak akan mampu menanggulangi DBD.
“Melalui pertemuan ini kami meminta kepada Kepala Desa dan semua yang hadir, agar bisa menyampaikan cara-cara dalam memberantas sarang nyamuk kepada masyarakat,” ujarnya.
Jimmy menyebutkan, upaya pencegahan DBD bisa dilakukan dengan penerapan 5M. Yaitu Mengubur barang bekas yang dapat menampung air. Menutup tempat penampungan air. Menguras bak mandi. Serta Menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, dan Mengganti air di vas bunga.
Selain memberikan pemahaman dalam upaya pencegahan DBD, Jimmy mengimbau kepada masyarakat, apabila ada gejala-gejala terkena virus DBD agar segera membawa ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa dan diobati.
“Sekali lagi saya harapkan, agar menjaga lingkungan tetap bersih. Semoga melalui kegiatan ini wabah DBD bisa ditanggulangi,” pungkasnya.[]
Gazali Rahman 18/1/2024.
