Perkuat Peran TPK, Pemkab Balangan Gelar ToF Percepatan Penurunan Stunting

Diposting pada

Dalam upaya memperkuat peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) guna mempercepat penurunan stunting, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A P2KB PMD) Kabupaten Balangan menggelar orientasi Training of Facilitator (ToF) TPK Gelombang III. Kegiatan ini berlangsung di Aula Al Fatah Stable, Paringin Selatan, Senin (10/11/2025).

Orientasi tersebut diikuti oleh perwakilan bidan desa, kader Keluarga Berencana (KB), serta kader PKK dari 154 desa dan tiga kelurahan di Kabupaten Balangan. Para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai tugas pokok dan fungsi TPK, khususnya dalam pendampingan keluarga berisiko stunting.

Salah satu fokus utama orientasi adalah optimalisasi pemanfaatan Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) sebagai sarana pendampingan dan edukasi bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Aplikasi ini dinilai penting sebagai instrumen pendukung dalam pengumpulan dan pengelolaan data keluarga sasaran.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Balangan, Munisih, menjelaskan bahwa orientasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas TPK dalam menggunakan aplikasi Elsimil secara optimal agar data yang dihimpun dapat menjadi dasar perumusan kebijakan penurunan stunting.

“Dengan pemahaman yang baik terhadap aplikasi Elsimil, kita dapat memperoleh data penting seperti jumlah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Data tersebut sangat dibutuhkan sebagai dasar dalam menentukan kebijakan yang tepat untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Balangan,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber dari Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Endras Wari Kusuma Ardhani, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Balangan atas komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas TPK melalui orientasi secara tatap muka.

“Kami sangat mengapresiasi Pemkab Balangan. Dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, hanya Balangan yang melaksanakan orientasi TPK secara luring, sementara daerah lain masih dilakukan secara daring,” ungkapnya.

Ia menambahkan, materi orientasi ToF Gelombang III mencakup tiga pokok bahasan utama, yakni alur pendampingan keluarga dan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis dengan sasaran 3B, verifikasi dan validasi data keluarga sasaran, serta penguatan pemanfaatan aplikasi Elsimil.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap para TPK semakin memahami peran strategisnya sebagai garda terdepan pendampingan keluarga, sehingga mampu berkontribusi nyata dan berkelanjutan dalam upaya percepatan penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Balangan.