Tim Pengabdi ULM Gelar Workshop Pelestarian Budaya dan Lingkungan di Desa Datarajab

Diposting pada

BANJARMASIN – Tim Pengabdian kepada Masyarakat skema Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar serangkaian workshop pelestarian lingkungan dan budaya di Desa Datarajab, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, selama dua hari, 24–25 Juni 2026.

Kegiatan hari pertama, Rabu (24/6/2026), berlangsung di SDN 2 Datarajab dengan dua sesi workshop untuk siswa. Sesi pertama, “Daur Ulang Sampah Menjadi Karya Ecobrick,” dibawakan Muh. Arqam, mengajarkan anak-anak mengolah sampah plastik menjadi barang bernilai guna. Sesi kedua, pemaparan materi tari tradisional, dipandu Silpia dan diikuti antusias oleh para siswi.

Acara dibuka Kepala Desa Datarajab, Hariadi, yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian akademisi turun langsung ke desa. Kepala Sekolah SDN 2 Datarajab, Herri Nhaqila, turut menyambut tim sebagai mitra kegiatan.

Hari kedua, Kamis (25/6/2026), kegiatan berpindah ke Dusun Bayuwana dengan sasaran pemuda sebagai agen regenerasi budaya. Anak-anak dan pemuda setempat membuat instrumen musik tiup sederhana dari bambu di bawah arahan Muh. Arqam. Kegiatan ditutup dengan pelatihan membuat kariding bersama seorang maestro kariding setempat, hingga peserta berhasil memproduksi alat musik tersebut secara mandiri.

Ketua tim pengabdian, Siti Zulaikha, Kamis (2/7/2026) di Banjarmasin, mengatakan workshop ini adalah bagian dari rangkaian Festival Rakyat yang akan mencapai puncaknya pada 18 Juli 2026. Ia berharap kegiatan ini memantik kemandirian Pokdarwis, BUMDes, dan lembaga adat Desa Datarajab dalam melanjutkan program pemberdayaan sosial-budaya.

“Dokumentasi digital dan pelatihan yang lebih konsisten, objek-objek pemajuan kebudayaan, interaksi dan tindakan sosial masyarakat, khususnya pada masyarakat adat Dayak Meratus lestari tanpa kehilangan identitas sosio-kulturalnya,” ujar Zulaikha.[]