Soroti Isu Korupsi, Pemuda Kalsel Turun ke Jalan Desak Aparat Hukum Bertindak Tegas

Diposting pada

BANJARMASIN – Sejumlah pemuda dan warga yang tergabung dalam Abdi Banua Muda menggelar unjuk rasa di kawasan jalan layang Ahmad Yani Kilometer 4,5 Banjarmasin pada Senin (3/8). Aksi damai ini dilakukan untuk mendesak aparat penegak hukum bekerja secara terbuka dan lebih berani dalam memberantas korupsi strategis nasional, khususnya yang terjadi di Kalimantan Selatan.

Aksi turun ke jalan ini bukan tanpa alasan. Belakangan ini, masyarakat sering dibikin repot oleh berbagai ujian. Salah satunya masalah krisis energi yang diduga kuat bermula dari buruknya aturan main dan pengelolaan batu bara. Hal ini tidak hanya merugikan negara tetapi juga menyusahkan kehidupan orang banyak.

Membawa enam tuntutan utama, kelompok pemuda ini meminta pihak kepolisian, kejaksaan, hingga lembaga antirasuah untuk bekerja tanpa tekanan. Koordinator Aksi, Juniagara Sierra Salim menegaskan agar aparat penegak hukum tidak boleh takut pada tekanan dari pihak mana pun saat membongkar kasus.

“Kami mendesak aparat penegak hukum bertindak profesional tanpa adanya campur tangan dari pihak mana pun. Usut tuntas dan transparan kasus batu bara yang pada akhirnya mengakibatkan pemadaman listrik bergilir di tengah masyarakat,” ucapnya

Lebih lanjut, Juniagara juga mengingatkan agar pengusutan kasus korupsi tidak dipakai sebagai alat untuk menjatuhkan lawan politik atau sekadar mencari-cari kesalahan. Ia menuntut agar seluruh proses hukum dibuka secara jelas agar masyarakat luas bisa ikut memantau. Selain itu, para wakil rakyat di DPRD juga diminta tidak diam saja melihat kondisi kelistrikan dan hukum saat ini.

“Kami menolak segala bentuk politisasi. Kami juga meminta dewan secara aktif mengawasi penyelesaian kasus korupsi serta mendukung penuh disahkannya Undang-Undang Perampasan Aset,” tegasnya.

Ia menegaskan, jika suara masyarakat tentang penuntasan kasus korupsi ini hanya dianggap angin lalu, bukan tidak mungkin aksi serupa akan kembali digelar dengan jumlah massa yang lebih besar ke depannya.(*)