Pasien tersebut merupakan pegawai harian lepas bagian administrasi kesehatan di puskesmas Bembulung. Menurut penuturan Hamdah, kepala puskesmas Bembulung, pasien ini bukan tenaga medis puskesmas seperti berita-berita yang beredar, melainkan tenaga administrasi. 

“Kita mengimbau kepada warga, keluarga, atau tamu yang datang dari luar kota Barito Timur sesegeranya melaporkan diri ke Puskesmas setempat,” imbau Rusman Hakim, Kepala Desa Matabu.

“Kita ingin masing-masing perangkat desa mendata dengan benar, jangan sampai keliru. Kita tidak menginginkan ada warga yang mendapat bantuan PKH kemudian mendapatkan lagi BLT. Hal ini mengakibatkan ada warga yang tidak mendapatkan bantuan.”, tutur Haji Supardi.

TAMIANG LAYANG – Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Karyato, juga Asisten II […]