Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Puluhan aktivis KNPI Kalsel mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas pengurus yang digelar di Hotel Mercure Banjarmasin, dari Senin (28/12) pagi hingga Rabu (30/12).
Bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Banua hingga nasional. Antara lain Wakil Ketua DPP KNPI Beni Pramula yang menyampaikan materi tentang ‘Keorganisasian dan Kepemudaan’.
Kemudian praktisi media, Fitrie Ansorullah dari Radar Banjarmasin yang membeberkan topik ‘Jurnalistik Kekinian dan Aktivitas Kepemudaan’.
Materi lainnya, ‘Publik Speaking’ dipaparkan profesional MC dan presenter Dini Hajjara. Lalu, ‘Relasi Kepemudaan dan Pemerintahan’ oleh Ketua KNPI Kalsel 2005-2014, Fazlur Rahman. Serta ‘Motivasi dan Kontemplasi Kepemimpinan Pemuda’ oleh trainer (motivator) Taufiqurrahman.
Acara ini dibuka Kadispora Kalsel Hermansyah, didampingi Ketua KNPI Kalsel Fazlur Rahman. Sebelumnya, prosesi dimulai dengan sajian tari tradisional khas Banjar, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan mars KNPI.
Ketua DPD KNPI Kalsel Fazlur Rahman mengatakan, di tahun 2021 nanti organisasi ini mencoba meningkatkan lagi sinergitas dengan pemerintah provinsi, serta pihak terkait, untuk mencapai peningkatan indeks pembangunan pemuda yang masih belum tercapai.
“Harus ada kerja-kerja kongkret. Akan dibentuk kelompok kerja (pokja) yang terlibat secara teknis untuk peningkatan indeks pemuda,” katanya.
Kepala Dispora Kalsel Hermansyah mengapresiasi pelaksanaan Bimtek yang digelar KNPI Kalsel ini. Apalagi, tema yang diusung adalah peningkatan kapasitas pengurus.
“Dispora sangat berkepentingan dengan kegiatan ini. Kami mengharapkan sinergitas antara pemerintah provinsi dan KNPI terjalin erat. Berkolaborasi, bagaimana meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan kapasitas kepemudaan,” ucapnya.
Puncak acara sendiri ditutup oleh Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syarifuddin yang akrab disapa Bang Dhin. Tokoh pemuda Banua ini berharap banyak kepada rekan-rekannya di KNPI agar punya semangat pantang menyerah. Selalu bersemangat dan bekerja keras untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
“Tentu saja dengan cara-cara yang bermartabat, elegan, dan terhormat. Tunjukkan ciri-ciri intelektualitas kepemudaan,” ucapnya.
Bang Dhin juga bercerita pengalaman hidup yang dijalaninya. Berbagai profesi pernah dijalani. “Bahkan, menjadi tukang becak dan ojek pun pernah,” tuturnya.
Bang Dhin mengaku tak pernah putus asa. “Banyak jalan menuju Roma. Begitu kata pepatah. Selama punya semangat dan keinginan untuk maju, maka suatu ketika pasti akan terbuka jalannya,” ujarnya.
Berkat sifatnya yang mudah bergaul, banyak teman, ia diajak bergabung di berbagai organisasi, termasuk politik. Berkat itu, saat mencoba tampil di pemilihan umum sebagai calon anggota DPRD, ia terpilih. Mulai tingkat kabupaten di Tanah Bumbu, hingga sekarang di DPRD Kalsel.
Ketua pelaksana kegiatan Arif Rahman Hakim menuturkan, tujuan Bimtek ini sebagaimana anggaran KNPI, yakni untuk melakukan peningkatan kapasitas kepengurusan.
“Tidak saja dimaknai KNPI sebagai wadah bernaungnya organisasi kepemudaan, juga kapasitas individual pengurus. Sehingga dapat menjalankan organisasi untuk mencapai visi dan misi, dengan manajemen yang baik,” pungkasnya.[]
