Pemerintah Pusat Kucurkan Dana Segar untuk Korban Banjir Kalsel Pemerintah Pusat Kucurkan Dana Segar untuk Korban Banjir Kalsel 
OI Banjarmasin menyalurkan bantuan untuk para masyarakat terdampak banjir di Handil Bakti, Barito Kuala, Selasa (19/1/2020). Foto : Muchlis Abdi

Pemerintah Pusat Kucurkan Dana Segar untuk Korban Banjir Kalsel 

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Sudah hampir sepekan Kalimantan Selatan (Kalsel) dilanda musibah Banjir. Tentu hal ini memberikan dampak yang siginifikan bagi kehidupan masyarakat yang terkena musibah ini. 

Bersamaan dengan hal tersebut, Kepala BNPB Nasional, Doni Monardo, saat ditemui seusai Rapat Koordinasi Terbatas dengan  Gubernur dan Menteri PUPR, mengatakan, para korban banjir di Kalsel mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah Pusat.

 “Dari BNPB sendiri akan memberikan dana stimulan kepada masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat banjir,” tuturnya (17/1). 

Doni menyebutkan, pihaknya akan memberikan bantuan sesuai dengan kategori yang telah ditentukan. “Ada tiga kategori masyarakat yang akan kami berikan dana stimulant. Pertama; masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat, mendapatkan bantuan senilai Rp50 juta. Kedua; rusak sedang Rp25 juta. Ketiga;  rumah yang mengalami kerusakan ringan mendapat Rp10 juta,”  ucapnya. 

Selain menyalurkan dana segar kepada korban banjir Kalsel, Doni juga mengatakan pihaknya akan membantu pemerintah daerah dalam membentuk organisasi yang bisa menangani kondisi tanggap darurat seperti sekarang ini. 

“Namun demikian, kami tadi juga berpesan kepada Bapak Gubernur, agar disusun organisasi yang bisa menangani kondisi tanggap darurat ini, sampai nanti proses rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan. Terutama untuk perbaikan infrastruktur dan rumah-rumah warga yang terkena,” ujarnya.

Ditanya mengenai daerah yang terisolir dan susah dimasuki, Doni menjawab pihaknya yang turut bersinergi dengan mabes Polri/TNI telah menyediakan transportasi udara, yakni helikopter. 

“Yang pertama, pemerintah pusat baik itu dari Mabes Polri/TNI Angkatan Darah, BNPB, serta BASARNAS telah menyediakan helikopter di Kalsel, untuk memberikan transportasi kepada daerah-daerah yang tidak terjangkau. Kemudian, langkah kedua, untuk jangka menengah dan jangka panjang yang tadi kami sampaikan kepada Bapak Gubernur adalah, bagaimana kita bisa mengembalikan fungsi konservasi, agar berada pada posisi yang ideal atau mendekati ideal,” tandas Doni.[]