Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Camat Dusun Timur, Ristanto Pratomo SSTP menilai, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), telah sukses.
“Yang pertama, pengelolaan APBDes untuk Desa Matabu ini sukses, walau pun ada kekurangannya sedikit-sedikit. Tapi kita nilai telah mengarah ke kesuksesan,” katanya, setelah melakukan kunjungan langsung ke Desa Matabu, Minggu (24/1/2021) kemarin.
Kunjungan Camat Ristanto bersama Sekcam Dusun Timur dan rombongan ke Desa Matabu ini dalam rangka monitoring pekerjaan anggaran dana DD dan ADD.
Kedatangan rombongan Camat Dusun Timur disambut langsung oleh Kepala Desa Matabu, Rusman Hakim, beserta perangkatnya, termasuk anggota BPD Desa Matabu.
Setelah selesai memeriksa admistrasi pekerjaan proyek anggaran DD dan ADD di Kantor Desa Matabu, Camat dan rombongan, didampingi Kepala Desa Matabu serta perangkatnya, Babinsa, Pendamping Desa, anggota BPD, dan instansi lainnya, turun ke lapangan. Yakni ke empat titik pekerjaan yang telah dilaksanakan Pemerintah Desa Matabu.
Camat Ristanto dan rombongan melihat pelaksanaan proyek jalan di Gang Arip, Simpang Mangkarap RT 04, Gang Manggis Tauluh RT06, Gang Kenanga, dan terakhir monitoring pembuatan kandang ayam di Jalan BKD.
Dari monitoring langsung inilah, Camat Ristanto Pratomo kemudian menyimpulkan bahwa pelaksanaan APBDes Desa Matabu bisa dinilai sukses.
Sebagai contoh, Camat menyebut proyek kandang ternak ayam. Menurutnya, kalau melihat pagu anggarannya, maka pelaksanaan kandang ayam yang berhasil dibuat benar-benar maksimal.
“Anggarannya Rp48 juta saja. Tapi kalau dilihat bangunannya permanen, dengan kerangka baja. Jadi pagunya kecil sekali, tapi kandang ayam yang berhasil dibuat sangat bagus, bahkan terbaik di Bartim,” ujarnya.
Camat Ristanto berharap, apa yang telah dilakukan Desa Matabu ini bisa menjadi contoh bagi desa binaan lainnya, khususnya mengenai upaya mengelola ekonomi kerakyatan.
“Nah mungkin dengan adanya ini, kita kolaburasikan sehingga ada pemasukan untuk desa, untuk membantu masyarakat kita. Dengan adanya penghasilan telur di desa, jadi harga telur tetap stabil, dan kebutuhan telur tetap tersedia untuk masyarakat kita,” katanya.
Dari 16 desa binaan Kecamatan Dusun Timur, Camat Ristanto menyebut baru 6 desa yang sudah dilakukan monitoring perkembangan pembangunan desanya.
Menurutnya, dari beberapa desa tersebut, Desa Matabu terhitung bagus dilihat dari rancangan pembangunan menuju ekonomi kerakyatan bidang ayam petelur. “Itu sesuai dengan keinginan Pemerintah Kabupaten Bartim, yakni mengelola ekonomi kerakyatan desa,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Matabu, Rusman Hakim, menyebutkan, kegiatan monitoring yang dilakukan Camat ke Desa Matabu, telah melihat langsung 4 pelaksanaan pekerjaan. Yakni pembuatan jalan Gang Arip sepanjang 75 meter dengan lebar 3 meter di simpang Mangkarap. Kemudian jalan Gang Menggis corbeton sepanjang 42 meter dengan lebar 2 meter, jalan Gang Kenanga sepanjang 70 meter lebar 4 meter, dan terakhir monitoring membangunan kandang ayam petelur.
“Kami selaku Pemerintahan Desa Matabu untuk tahun 2021 ini, sesuai saran Camat, mewujudkan program-program perekonomian kerakyatan sebagaimana diinginkan Pak Bupati Bartim,” pungkas Rusman Hakim.[]
