Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin membeberkan data, yakni sekitar 1.600 rumah warga Banjarmasin mengalami kerusakan akibat hantaman banjir beberapa waktu lalu.
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin, Yusna Irawan, hal ini menjadi perhatian untuk segera ditanggulangi pasca banjir.
“Ini akan menjadi perhatian bagi Pemkot Banjarmasin pasca banjir ini,” ucapnya, Sabtu (6/2/2021) kemarin.
Yusna menjelaskan, untuk penyaluran bantuan, Pemkot Banjarmasin masih menunggu hasil verifikasi dari BNPB, terkait rumah mana saja yang memang perlu dibantu.
Data tersebut, papar Yusna, akan ditindaklanjuti. Yakni dikirim ke Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Kalsel dan Pemerintah Pusat. Apakah bantuan nantinya berupa material atau berupa uang tunai, nantinya tergantung dari BNPB pusat.
Sementara itu, lanjut Yusna, untuk data rumah rusak terbagi atas beberapa kecamatan terdampak banjir, dengan yang paling parah di Kecamatan Banjarmasin Timur dan Selatan.
“Rumah rusak juga ada di kecamatan lainnya seperti Banjarmasin Tengah, namun tidak terlalu parah,” ujarnya.
Yusna menambahkan, pihaknya akan terus melakukan update data kerusakan rumah warga. Sebab, masih ada beberapa kecamatan yang belum memberikan data kerusakan rumah warganya.
“ini data update kemarin. Ada beberapa kecamatan lagi yang masih belum memasukkan, seperti Banjarmasin Utara belum masuk. Jadi jumlahnya kemungkinan bertambah. Kemungkinan bantuan akan diberikan secara prioritas, dan hal ini perlu koordinasi antar SKPD supaya bantuan lebih terarah,” tutupnya.[]
