Tim Dayung Kalsel Berangkat Lebih Awal ke Papua

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Optimis mampu memberikan hasil terbaik pada PON Papua XX 2021 Oktober mendatang, Tim Dayung Kalimantan Selatan (Kalsel) siap penuhi target 2 medali emas.

Terpuruk pada PON Jawa Barat 2016 silam, Tim Dayung Kalsel kini lebih optimis menatap PON Papua dengan target medali 2 emas.

Menurut Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalsel, Achadiat Sugian, atlet dayung Kalsel yang bakal diberangkatkan ke PON Papua hingga saat ini terus digenjot latihan keras setiap hari.

Untuk memenuhi target 2 medali emas yang dipatok Pengurus Provinsi (Pengprov) PODSI Kalsel, berbagai persiapan pun dilakukan. Antara lain, menggelar audiensi dengan Dispora dan KONI Kalsel pada Sabtu (22/5/2021) kemarin di Banjarmasin. Dalam pertemuan tersebut dibahas masalah pemusatan latihan dan jadwal keberangkatan lebih awal ke Papua.

“Pertandingan dijadwalkan tanggal 24 September. Kita berencana berangkat tanggal 19, karena perjalanan cukup melelahkan,” ujar Achadiat Sugian, didampingi Sekretaris PODSI Kalsel Donny Wiryawan dan pengurus lainnya.

Disebutkannya, venue dayung akan dilaksanakan di Teluk Youtefa Jayapura, Provinsi Papua. Sedangkan untuk try out para atlet akan terus mematangkan latihan.

“Target dua emas ini optimis kita raih di nomor Dragon Boat Mix 22 jarak 200 m dan Kayak 4 Putera,” tambah Pelatih tim dayung Kalsel, Syahid Nuryasin.

Achadiat optimis target 2 emas pada ajang bergengsi ini dinilai realistis. Berkaca pada perolehan medali di babak kualifikasi (Pra PON), atlet dayung Kalsel berada di posisi dua.

Terlebih, pemusatan latihan bagi individu atlet yang dilakukan, persentasinya sangat signifikan mencapai 97-98 persen.

“Setidaknya minimal mereka latihan 4 jam dalam sehari, itu pun kita bagi dua sesi, yakni pagi dan sore hari,” katanya.

Berlaga di PON Papua mendatang, tepatnya di Kota Jayapura, setidaknya PODSI Kalsel memboyong 28 atlet untuk bertanding di 18 nomor.

Dari 18 nomor tersebut, diyakini 2 medali emas bisa dibawa pulang, karena potensi tahun ini dinilai cukup mengalami kemajuan dengan munculnya bibit-bibit baru yang lebih baik.

“Dua medali itu target kita. Tapi dengan banyaknya nomor yang kita ikuti, mudah-mudahan kita bisa meraih lebih dari itu,” ucapnya.

Untuk memantapkan persiapan atlet dayung Kalsel, PODSI Kalsel telah melaksanakan Pelatda jauh-jauh hari sebelumnya.

“Hal itu kita lakukan untuk mencari atlet yang nantinya bisa bersaing dengan atlet dari daerah lain. Kita telah meninjau lokasi pertandingan, yaknj di laut. Jadi, kemungkinan atlet kita lebih mudah menyesuaikan diri dari pada PON sebelumnya,” jelasnya.

Sekain itu, untuk melahirkan atlet andal, PODSI Kalsel juga terus melakukan evaluasi terhadap atlet yang dilakukan per tiga bulan sekali untuk terus menjaga kondisi atlet, hingga siap bertanding pada PON Papua nanti.[]