Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Permintaan plasma konvalesen di UTD (Unit Transfusi Darah) PMI Kota Banjarmasin pecah rekor.
Kabar kurang sedap ini diutarakan dr Aulia Ramadhan Supit, saat dihubungi via WhatsApp, Sabtu (8/7) pagi.
“Untuk permintaan plasma konvalesen sampai dengan hari ini kita pecah rekor, ada 237 kantong,” kata Kepala UTD PMI Banjarmasin ini.
Meningkatkan permintaan plasma konvalesen ini, papar dr Rama, dikarenakan meningkatnya kasus konfirmasi Covid-19 Kalsel belakangan ini.
Di sisi lain, lanjutnya, untuk antrean plasma konvalesen yang berjumlah 237 kantong tersebut dibagi menjadi empat golongan darah. Yakni untuk golongan darah A ada 36 kantong permintaan, golongan darah B sebanyak 77 permintaan, gololong darah AB ada 11 kantong permintaan, dan yang terakhir yakni golongan darah O yang memiliki permintaan paling banyak, yakni 111 kantong.
Menurut dr Rama, peningkatan permintaan plasma ini lantaran banyaknya penularan virus Covid-19 beberapa bulan terakhir di Kota Banjarmasin.
“Kalau bias, Dinas Kesehatan bergerak untuk melakukan tracing kepada orang-orang yang memiliki indikasi tertular Covid-19,” ujarnya.
Tidak hanya itu, dr Rama juga berharap permintaan plasma konvalesen ini dapat segera terpenuhi, sehingga pasien Covid-19 dapat segera sembuh.
“Mari Kita doakan, semoga bisa terpenuhi dan yang sakit segera disembuhkan,” tutupnya.[]
