Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Manager SPBU Lingkar Selatan, Aditya Rifansyah, memastikan stok bahan bakar bio solar sampai saat ini terhitung aman.
Hal ini diungkapkan Aditya saat ditemui di ruang kerjanya, Minggu (31/10). “Untuk stok bahan bakar bio solar sampai dengan saat ini masih aman dan terkendali,” ucapnya.
Tak hanya itu, pembelian bio solar di SPBU Lingkar Selatan juga stabil, karena minat beli sopir angkutan kian hari kian meningkat.
“Pembelian bio solar juga aman, karena kan di SPBU sini dekat pelabuhan. Jadi penjualan bahan bakar tertinggi ya pasti bio solar untuk truck-truck yang biasa bawa barang,” ungkap Manager SPBU Lingkar Selatan ini.
Selain penjualan bio solar yang masih stabil, penjualan bahan bakar seperti Pertalite dan Pertamax juga dipastikan masih aman.
“Kalau pertalite biasanya terkendala keterlambatan pengiriman, sehingga konsumen banyak beralih ke pertamax,” tuturnya.
Walaupun stock bahan bakar masih stabil, pihak SPBU Lingkar Selatan juga membatasi pembelian bahan bakar bio solar.
“Kalau di tempat kami, sesuai dengan aturan yang berlaku, otomatis kami membatasi pembelian bahan bakar konsumen. Kalau untuk mobil seperti truck itu maksimal pembelian bio solarnya sekitar 75 liter,” tutupnya.[]
