Perguruan Tinggi di Kalsel Harus Segera Berbenah Sebelum IKN Pindah ke KalimantanPerguruan Tinggi di Kalsel Harus Segera Berbenah Sebelum IKN Pindah ke Kalimantan
Ketua Forsiladi Kalsel Dr H Jarkawi

Perguruan Tinggi di Kalsel Harus Segera Berbenah Sebelum IKN Pindah ke Kalimantan

Diposting pada

BANJARMASIN – Kalimantan Selatan dinilai perlu menyiapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sehubungan dengan rencana pemerintah pusat memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan.

 

Pendapat itu disampaikan Ketua Forum Silaturahmi Doktor Indonesia (Forsiladi) Kalimantan Selatan Dr H Jarkawi. “Masyarakat di daerah jangan hanya menjadi penonton saja, melainkan mampu berkontribusi di seluruh bidang pembangunan,” ujarnya.

 

Lantas, bagaimana mewujudkan itu? Dr H Jarkawi menyebut, Perguruan Tinggi (PT), baik negeri atau swasta di daerah lah kuncinya.

 

“Tentunya, dari sekarang, PT sudah berbenah dengan kesiapan tenaga pendidik atau dosen,” kata Dr H Jarkawi.

 

Selain itu, dosen program pascasarjana di Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari itu juga menyebut, PT di Banua harus kreatif dengan membuat program-program unggulan. 

 

“Misal, mahasiswa dituntut memiliki pengalaman bekerja sebagai syarat kelulusan,” ucapnya. 


Masih menurut Dr H Jarkawi, waktu berbenah bagi 180 PT baik negeri maupun swasta di Kalsel semakin mepet. Belum lagi dari luar daerah, tidak menutup kemungkinan juga akan mencari peruntungan di IKN baru di Kalimantan. 

 

“Jika tidak dari sekarang, tentunya akan tertinggal,” imbuhnya. 

 

Meski begitu, Dr H Jarkawi yakin dengan potensi Banua untuk bersaing. “Saya yakin banyak SDM di Kalsel yang memiliki intelektual dan kecerdasan yang mumpuni dan tak kalah dengan yang di pusat,” ucapnya.

 

“Intinya IKN harus dikawal dengan peningkatan apa yang saya jelaskan tadi,” tambahnya.

 

Gayung bersambut. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan Dr Muhammad Akbar mengaku pihaknya mendukung penyiapan SDM melalui gerbang PT. 

 

“Persiapan SDM adalah salah satu mendukung pelaksanaan pembangunan IKN,” katanya.

 

Menurutnya, PT akan berkolaborasi dengan dunia kerja dan industri untuk merancang kurikulum agar mahasiswa dan alumni siap bekerja sesuai dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

 

“Saya harap, PTS maupun PTN segera menyiapkan kurikulum yang mampu menunjang kebutuhan SDM bagi industri. Apalagi ke depan banyak terdapat industri skala nasional maupun internasional,” pungkasnya.[]