TAMIYANGLAYANG – Peran aktif Posko PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sangat diperlukan di seluruh desa. Baik ketika sedang pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, maupun saat tidak ada pandemi.
Demikian ditegaskan Prismayandi SSTP selaku Camat Dusun Tengah (Dusteng), Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, akhir pekan kemarin.
“Terutama di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, peran aktif Posko PPKM sangat diperlukan di seluruh desa,” katanya.
Menurut Camat Prismayandi, Posko PPKM harus terus diaktifkan, apa pun kondisinya, meski tidak ada pandemi sekalipun.
“Apalagi di masa pandemi Covid yang sekarang ini kasusnya kembali meningkat, tentu peran aktif Posko PPKM untuk memantau pergerakan masyarakat keluar dan masuk dan aktivitas masyarakat di lingkungan sangat diperlukan,” tegasnya.
Camat Prismayandi mengingatkan, beberapa waktu lalu memang ada penurunan Covid-19, sehingga pengawasan pergerakan kegiatan masyarakat agak longgar.
“Tapi memasuki awal tahun 2022 ini, muncul varian baru Omicron di kota-kota besar, termasuk di baberapa kabupaten. Lalu terjadi peningkatan kasus Covid, dan trennya di Indonesia ada peningkatan. Jadi kita semua harus siap mengantisipasinya,” ujarnya.
Untuk itulah, papar Camat Prismayandi, Pemerintah Daerah bersama Polres Bartim yang tergabung dalam Satgas Covid Kabupaten Bartim, kembali mengaktifkan Posko PPKM tingkat Desa dan Kelurahan.
“Tujuan Posko PPKM ini terutama untuk memantau pergerakan kegiatan masyarakat, aktivitas keluar dan masuk masyarakat, dengan melakukan testing dan tracking. Juga pemantauan isolasi mandiri, serta kesiapan penanganan kesehatan di masing-masing kecamatan,” tuntasnya.[]
Editor : Almin Hatta
