Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel), Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel bersama mitra kerjanya, RSUD Ulin, melakukan kunjungan kerja ke RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, pada Jumat, 3 Januari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari tata kelola dan inovasi pelayanan rumah sakit yang telah terakreditasi dunia internasional.
Komparasi dan Pembelajaran
Dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, rombongan diterima langsung oleh Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, bersama jajaran manajemen. Dalam kunjungan ini, Komisi IV berfokus pada studi komparasi terkait sistem manajemen, pelayanan kesehatan, dan teknologi informasi yang diterapkan di RSUD Dr. Soetomo.
Menurut Gusti Iskandar, pembelajaran dari RSUD Dr. Soetomo sangat penting bagi Kalsel, terutama karena wilayah tersebut menjadi salah satu pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN) di masa depan. Ia menegaskan perlunya peningkatan pelayanan kesehatan di Kalsel agar dapat mengikuti standar internasional.
“Ilmu yang kami dapatkan dari RSUD Dr. Soetomo akan kami diskusikan dengan pihak-pihak terkait di Kalsel, seperti dinas kesehatan dan rumah sakit lainnya, agar pelayanan kesehatan lebih optimal,” ujar Gusti Iskandar.
Tantangan Pelayanan dan Solusi Teknologi
Salah satu tantangan utama dalam pelayanan kesehatan adalah waktu tunggu pasien. Gusti Iskandar mencatat bahwa di RSUD Dr. Soetomo, sekitar 40% pasien harus menunggu lebih dari 6 jam untuk mendapatkan pelayanan. Dengan memanfaatkan sistem IT dan teknologi informasi yang ada, tantangan ini diharapkan dapat diminimalisasi di rumah sakit-rumah sakit di Kalsel.
Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Cita Rosita, menyoroti pentingnya inovasi dalam pelayanan kesehatan. Salah satu program unggulan rumah sakit ini adalah Digipay, aplikasi pembayaran elektronik yang terintegrasi dengan layanan digital lainnya. Program ini memberikan kemudahan bagi pasien dan mempercepat proses pelayanan.
“Kami mengembangkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan memastikan kemudahan akses bagi masyarakat,” tutur Prof. Cita Rosita.
Membangun Kerja Sama Antar Rumah Sakit
Dalam kunjungan tersebut, RSUD Dr. Soetomo juga membuka ruang bagi rumah sakit lain, termasuk RSUD Ulin, untuk bertukar pengalaman dan berdiskusi. Prof. Cita Rosita menyatakan bahwa kolaborasi antar rumah sakit sangat penting dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas.
“Kami siap menerima rekan-rekan dari rumah sakit lain untuk belajar dan berbagi ilmu demi meningkatkan kapasitas sebagai pelayan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.
Masa Depan Pelayanan Kesehatan di Kalsel
Melalui pembelajaran dari RSUD Dr. Soetomo, diharapkan Kalsel dapat mengadopsi sistem yang lebih baik dalam manajemen rumah sakit, pelayanan pasien, dan pemanfaatan teknologi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen DPRD Kalsel untuk terus mendorong transformasi pelayanan kesehatan di provinsi tersebut.
Sinergi antara pemerintah daerah, rumah sakit, dan DPRD menjadi kunci untuk mencapai standar pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Kalsel.
