Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-65, Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan menggelar kegiatan di SMP Negeri 1 Paringin pada Rabu (19/2/2025).
Dengan tema “Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat,” acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang untuk mencegah stunting serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas.
Kepala SMP Negeri 1 Paringin, Anwar Fadli, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. “Hari Gizi Nasional harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa makanan bergizi sangat penting bagi pertumbuhan anak-anak. Mereka harus dibiasakan mengonsumsi makanan sehat, seperti sayur dan protein, serta menghindari kebiasaan kurang baik, seperti minum teh saat makan karena dapat menghambat penyerapan zat besi,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, H. Ahmad Sauki, dalam sambutannya mengatakan, “Stunting sering kali disebabkan oleh kurangnya asupan gizi selama kehamilan, rendahnya pengetahuan gizi, serta anemia pada remaja. Bayi yang lahir dengan berat di bawah 2.500 gram dapat menjadi indikasi adanya masalah gizi sejak dalam kandungan. Oleh karena itu, edukasi gizi sejak dini sangat diperlukan.”
Sebagai langkah pencegahan, Dinkes menggelar penyuluhan tentang gizi seimbang dan anemia remaja kepada siswa serta melakukan skrining hemoglobin (Hb) untuk mendeteksi risiko anemia, terutama pada remaja putri. Salah satu petugas kesehatan menjelaskan, “Pemeriksaan kadar Hb ini penting untuk mengetahui apakah ada siswa yang mengalami anemia. Jika kadar Hb rendah, maka bisa berdampak pada kesehatan dan konsentrasi belajar mereka.”
Selain itu, tablet tambah darah juga dibagikan kepada remaja putri sebagai upaya meningkatkan kadar hemoglobin, dianjurkan untuk dikonsumsi satu kali dalam seminggu. Dalam rangkaian kegiatan, diadakan lomba menyusun menu gizi seimbang untuk memberi pemahaman lebih mendalam tentang variasi makanan sehat yang memenuhi kebutuhan gizi harian.
Salah satu juri lomba menambahkan, “Melalui lomba ini, siswa diajarkan bahwa makanan sehat harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang seimbang.”
Menutup acara, H. Ahmad Sauki mengajak semua peserta untuk menerapkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa semakin sadar akan pentingnya gizi seimbang. Mari kita bersama-sama menerapkan pola makan sehat demi masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
