Suasana haru dan penuh kebersamaan menyelimuti Gedung Sanggam, Paringin, pada Sabtu (8/3/2025). Dalam momen Ramadhan yang sarat makna, Kerukunan Perantau Warga Balangan menggelar kegiatan santunan untuk 112 anak yatim dan dhuafa sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Syamsudinor, bersama para tokoh masyarakat dan perantau. Mereka datang bukan hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan solidaritas sosial yang tumbuh dari akar budaya gotong royong masyarakat Balangan.
Dalam sambutannya, Syamsudinor menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif mulia yang diinisiasi oleh para perantau asal Balangan. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi simbol kekuatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang penuh empati dan rasa tanggung jawab bersama.
“Kegiatan ini bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi juga cermin nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong yang sudah lama mengakar di masyarakat kita. Saya sangat mengapresiasi kepedulian para perantau yang tak pernah melupakan kampung halamannya,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa DPRD Balangan siap mendukung program-program sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk upaya memperluas jangkauan santunan dan perlindungan sosial bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
Santunan yang diberikan tak hanya membawa senyum di wajah anak-anak penerima, tetapi juga menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri. Antusiasme dan rasa syukur terpancar dari para anak dan keluarga, yang berharap kegiatan serupa bisa terus digalakkan di masa mendatang.
Lebih dari sekadar kegiatan Ramadhan, santunan ini memperkuat ikatan emosional antara warga yang tinggal di kampung dan mereka yang merantau, sekaligus menjadi bukti kolaborasi antara masyarakat sipil dan legislatif dalam membangun harmoni sosial.
“Dengan semangat kebersamaan seperti ini, kita yakin Balangan bisa menjadi daerah yang bukan hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas,” pungkas Syamsudinor.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan pembagian santunan, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir. Di tengah dinamika pembangunan, Balangan terus menunjukkan bahwa kemajuan sejati adalah ketika tak satu pun warganya tertinggal dari perhatian dan kasih sayang.
