Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Balangan mengalami penurunan signifikan hingga April 2025, tercatat hanya 10 kasus dibandingkan 168 kasus pada periode yang sama tahun 2024.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Balangan, Ahmad Sauki, menjelaskan, “Memang untuk kasus DBD di Balangan hingga April 2025 ini sangat menurun dibandingkan tahun 2024 lalu, yang mana hingga April ini hanya ada 10 kasus saja.”
Ia merinci, “Pada Januari ada lima kasus positif, Februari dua kasus, Maret dua kasus, dan pada April ini satu kasus saja.”
Menurut Ahmad Sauki, penurunan kasus DBD ini merupakan hasil kerja keras petugas lapangan yang secara intensif melakukan penyuluhan kepada masyarakat serta aksi pencegahan langsung.
“Selain itu, ini juga hasil dari berbagai upaya pencegahan masif mulai dari edukasi masyarakat, gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), hingga optimalisasi program 3M Plus,” tambahnya.
Ia menambahkan, “Penurunan kasus DBD ini menunjukkan kesadaran masyarakat Balangan dalam menjaga lingkungan dari sarang nyamuk mulai meningkat.”
Ahmad Sauki mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama memasuki musim pancaroba dengan menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan kegiatan menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti.
“Kami terus berupaya melakukan penyuluhan dan pencegahan terkait penyakit yang harus diwaspadai warga saat musim penghujan, di antaranya melakukan promosi kesehatan dan edukasi kepada warga,” tutupnya.
